Penyuap Mantan Kepala Bappebti Dituntut 5 Tahun Penjara

Renatha Swasty    •    Rabu, 29 Jul 2015 12:25 WIB
kasus korupsi
Penyuap Mantan Kepala Bappebti Dituntut 5 Tahun Penjara
Direktur Utama PT Bursa Berjangka Jakarta Sherman Rana Khrisna. (Foto: Antara/Fanny Octavianus)

Metrotvnes.com, Jakarta: Mantan Direktur Utama PT Bursa Berjangka Jakarta (PT BBJ) Sherman Rana Krishna dituntut lima tahun penjara dan denda Rp250 juta. Sherman dinilai terbukti melakukan tindak pidana korupsi secara bersama-sama dengan menyuap mantan Kepala Bappebti, Syahrul Raja Sempurnajaya sejumlah Rp7 miliar.
 
"Menuntut supaya majelis hakim tindak pidana korupsi memutus, menyatakan Sherman Rana Krishna terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana korupsi secara bersama-sama. Menjatuhkan pidana lima tahun dan denda Rp250 juta subsider enam bulan kurungan," kata Jaksa Penuntut Umum KPK Haerudin saat membacakan tuntutan di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Rabu (29/7/2015).
 
Sherman dinilai terbukti melanggar Pasal 5 ayat (1) huruf a UU RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan UU RI Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas UU RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHPidana.
 
Sherman adalah anggota tim kecil yang bertugas menyuap Syahrul agar izin usaha lembaga kliring berjangka PT Indokliring Internasional dapat segera diproses. Terdakwa merupakan peserta aktif dan melakukan peran dominan dalam pelaksanaan kejahatan, terdakwa tidak mengakui dan menyesali perbuatannya.
 
Sementara untuk hal meringankan, jaksa tidak melihat ada hal yang meringankan dalam diri terdakwa. Terkait tuntutan jaksa, Sherman akan mengajukan nota pembelaan atau pledoi.


(FZN)

Kuasa Hukum Novanto Sebut Dakwaan KPK Bermasalah

Kuasa Hukum Novanto Sebut Dakwaan KPK Bermasalah

1 day Ago

Pengacara terdakwa kasus korupsi KTP-el Setya Novanto, Maqdir Ismail menuding dakwaan milik KPK…

BERITA LAINNYA