Ini Komentar Tjahjo soal Calon Boneka

Dheri Agriesta    •    Rabu, 29 Jul 2015 13:30 WIB
pilkada serentak
Ini Komentar Tjahjo soal Calon Boneka
Mendagri Tjahjo Kumolo--Foto: MI/Susanto

Metrotvnews.com, Jakarta: Sejumlah daerah berpotensi memunculkan 'calon boneka' karena hanya ada satu calon tunggal dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang akan diselenggarakan secara serentak pada 9 Desember 2015 mendatang. Menanggapi hal itu, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo menyangsikan dugaan pemunculan calon boneka oleh partai-partai politik.

Dia yakin partai politik (parpol) akan mengusung calon terbaiknya untuk bersaing di Pilkada serentak di masing-masing daerah.

"Calon kan enggak mungkin boneka, ya orang. Saya kira masyarakat cukup cermat dan pandai. Siapa pun itu, enggak akan mungkin parpol hanya sekedar mencalonkan orang yang tidak populer, tidak punya nama di daerah," ujar Tjahjo di Kantor Wakil Presiden, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Rabu (29/7/2015).

Parpol, ia melanjutkan, tak akan mempertaruhkan kredibilitas partainya dengan mencalonkan sosok yang sembarangan dalam Pilkada.

"Parpol tidak akan mempertaruhkan nama partai hanya untuk sekedar sembarangan mencalonkan," kata Tjahjo.

Komisi Pemilihan Umum mencatat bahwa saat ini baru ada 11 daerah yang mendaftarkan satu pasangan calon, diantaranya, Kabupaten Asahan di Sumatera Utara, Kabupaten Serang di Banten, Kabupaten Tasikmalaya di Jawa Barat, Kota Surabaya, Kabupaten Blitar, Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah, Kabupaten Minahasa Selatan, Kota Mataram NTB, Kota Samarinda, dan Kabupaten Timur Tengah Utara. Sedangkan Kabupaten Bolaan Mongondow Timur tidak mendafatarkan satu pasangan calon yang mendaftar.

Sebelumnya, Direktur Eksekutif Perludem Titi Anggraini juga menengarai potensi munculnya calon-calon boneka agar pilkada tak ditunda. Jika itu terjadi, demokrasi akan ternoda.

"Namun, mendeteksi calon-calon boneka bukan sesuatu yang mudah. Harus ada proses pembuktian," kata Titi di Jakarta, Selasa 28 Juli 2015.


(MBM)

ICW: Nama Hilang di Dakwaan Setnov Karena KPK Hati-hati

ICW: Nama Hilang di Dakwaan Setnov Karena KPK Hati-hati

4 hours Ago

Peneliti Indonesia Corruption Watch (ICW) berpendapat hilangnya sejumlah nama politisi yang seb…

BERITA LAINNYA