Malaysia-Singapura Calonkan Diri Gelar Olimpiade

Achmad Firdaus    •    Rabu, 29 Jul 2015 13:41 WIB
olahraga
Malaysia-Singapura Calonkan Diri Gelar Olimpiade
Kemeriahan pembukaan Olimpiade 2012 di London, Inggris (Foto: http://i1.mirror.co.uk/)

Metrotvnews.com, Singapura: Ajang mutievent Olimpiade berpotensi digelar di kawasan Asia Tenggara. Malaysia dan Singapura menyatakan diri untuk maju sebagai tuan rumah bersama.

Merujuk pada agenda terbaru Dewan Olimpiade Dunia (IOC) pada Desember tahun lalu, dua negara bisa mencalonkan diri untuk jadi tuan rumah. Peluang ini langsung dimanfaatkan oleh Malaysia dan Singapura untuk bersatu mengajukan diri sebagai tuan rumah Olimpiade.

Ketua Dewan Olimpiade Malaysia (OCM), Tunku Imran Tuanku Ja'far menyatakan, pihaknya sudah menjalin komunikasi dengan pejabat Dewan Olimpiade Singapura (SNOC) untuk merealisasikan hal tersebut.

Jika proposalnya diterima, kedua negara tersebut berpeluang menggelar Olimpiade 2028 atau 2032. Pasalnya, Olimpiade berikutnya (2016) akan digelar di Rio de Janeiro, Brasil, dan Olimpiade 2020 dilaksanakan di Tokyo, Jepang. Sementara itu, pendaftaran untuk menggelar Olimpiade 2024 sudah ditutup.

Pihak IOC melalui ketua komisi finance, Ng Ser Miang menyambut baik ide Malaysia dan Singapura untuk tampil sebagai tuan rumah bersama ajang Olimpiade. Namun, dia menilai ada beberapa hal yang harus dibahas lebih lanjut oleh kedua negara. Salah satunya soal acara pembukaan dan penutupan.

"Anda bisa lihat Piala Dunia 2002 antara Jepang dan Korea Selatan. Anda bisa melihat ada hal yang akan muncul. Contoh gampangnya adalah di mana pembukaan dan penutupan dilakukan, lalu venue cabang-cabang olahraga juga harus dibicarakan lebih dalam lagi," ujarnya.

Sejauh ini, pihak Singapura masih memikirkan ajakan Malaysia. Sebab, mereka juga punya niat untuk menggelar event Olimpiade secara mandiri. (Channel News Asia)


(ACF)

ICW: Nama Hilang di Dakwaan Setnov Karena KPK Hati-hati

ICW: Nama Hilang di Dakwaan Setnov Karena KPK Hati-hati

4 hours Ago

Peneliti Indonesia Corruption Watch (ICW) berpendapat hilangnya sejumlah nama politisi yang seb…

BERITA LAINNYA