Debit Air Menyusut, 4 PLTA di Jateng Berhenti Beroperasi

Liliek Dharmawan    •    Rabu, 29 Jul 2015 16:09 WIB
kekeringan
Debit Air Menyusut, 4 PLTA di Jateng Berhenti Beroperasi
Waduk Sempor, Kebumen, Jawa Tengah.

Metrotvnews.com, Kebumen: Empat pembangkit listrik tenaga air (PLTA) di Kebumen, Jawa Tengah tidak akan beroperasi pada 1 Agustus mendatang. Penyebabnya, air dari waduk dihentikan pengalirannya untuk menghemat cadangan air dan perawatan saluran irigasi.

Empat PLTA yang tidak beroperasi adalah PLTA Wadaslintang yang airnya bersumber dari Waduk Wadaslintang dengan kapasitas 16 megawatt (MW); PLTA Sempor 1,1 MW yang bersumber dari Waduk Sempor; dan PLTA Pajengkolan dengan kapasitas 1,4 MW; dan PLTA Merden 400 killowatt (KW).

"Empat PLTA tersebut tidak beroperasi karena penyaluran air dari Waduk Wadaslintang dan Sempor dihentikan mulai 1 Agustus mendatang. Secara otomatis, PLTA yang digerakkan oleh aliran irigasi waduk berhenti operasionalnya," kata Kepala Bidang Irigasi Dinas Sumberdaya Air dan Energi Sumberdaya Mineral (SDA ESDM) Kebumen, Muchtarom, Rabu (29/7/2015).

Menurutnya, penutupan aliran air irigasi yang bersumber dari Waduk Wadaslintang dan Sempor sudah terjadwal.

"Penutupan air irigasi sudah dijadwalkan. Tidak disalurkannya air irigasi waduk, bukan berarti cadangan airnya habis. Melainkan karena saat sekarang petani di Kebumen dan sekitarnya yang mendapat pasokan dari kedua waduk sudah tidak membutuhkan air pada lahan pertanian," jelasnya.

Muchtarom mengakui kalau stok air waduk di Kebumen mulai mengalami penurunan volumenya. Misalnya, kata dia, untuk Waduk Sempor yang volume maksimalnya mencapai 38 juta meter kubik (m3) kini hanya sekitar 9,16 juta m3 dengan elevasi 55 meter.

Sementara untuk volume Waduk Wadaslintang mencapai 231,4 juta m3 dengan evelasi 168,6 meter dari volume maksimal 388 juta m3. "Air waduk menyusut dan tidak ada tambahan air karena tidak ada hujan," kata Muchtarom.


(UWA)