Waduk Jatiluhur Menyusut Drastis, Pengeluaran Air Diperketat

Reza Sunarya    •    Rabu, 29 Jul 2015 16:26 WIB
kekeringan
Waduk Jatiluhur Menyusut Drastis, Pengeluaran Air Diperketat
Waduk Jatiluhur dilihat dari jalur pendakian Gunung Bongkok, Purwakarta. Foto: MI/Irana Shalindra

Metrotvnews.com, Purwakarta: Perum Jasa Tirta 2 Jatiluhur memperketat proses pengaturan pengeluaran air dari Waduk Jatiluhur, Purwakarta, Jawa Barat.

Hal tersebut dilakukan akibat terus merosotnya debit air Waduk Jatiluhur yang saat ini sudah berada di ketinggian 98,52 meter di atas permukaan laut. Jauh di bawah batas normal 107 meter. Menyusutnya debit air dikarenakan kemarau yang berkepanjangan.

"Penurunan debit air tersebut menandakan musim kemarau saat ini sudah dalam siaga bencana kekeringan," kata Direktur Pengelolaan Air PJT 2, Hari M Sunggung, Rabu (29/7/2015).

Saat ini, PJT 2 Jatiluhur mengeluarkan air maksimal 180 meter kubik per detik. Air sebesar itu harus dibagi ke tiga wilayah, yakni 50 meter kubik ke wilayah barat, 55 meter kubik ke wilayah tarum timur, dan sisanya untuk ke wilayah utara.

"Pembagian air tersebut dilakukan agar debit air di Waduk Jatiluhur tidak sampai menyusut hingga 90 meter," kata Hari.

Upaya menghematan air juga dilakukan agar tanaman padi yang ada di Karawang dan pantai utara Subang hingga Indramayu tetap terairi.

Meski begitu, Hari membantah dampak kekeringan di Kabupaten Karawang, Subang, dan Indramayu disebabkan adanya pengurangan pasokan air dari Waduk Jatiluhur.


(UWA)

KPK Bakal Pelajari Pernyataan Miryam

KPK Bakal Pelajari Pernyataan Miryam

10 hours Ago

Miryam S. Haryani yang menyebut ada pertemuan anggota Komisi III DPR dengan pejabat KPK setingk…

BERITA LAINNYA