RI Masih Pelajari Tawaran Utang 1 Miliar Pound dari Inggris

Suci Sedya Utami    •    Rabu, 29 Jul 2015 17:53 WIB
ekonomi indonesia
RI Masih Pelajari Tawaran Utang 1 Miliar Pound dari Inggris
Ilustrasi Utang, MI, Rommy






Metrotvnews.com, Jakarta: Deputi Pendanaan Pembangunan Kementerian PPN/Bappenas Wismana Adi Suryabrata masih mengkaji kebutuhan pemerintah untuk memutuskan menerima atau tidak tawaran utang satu miliar pound yang disodorkan Pemerintah Inggris melalui Perdana Menteri (PM) David Cameron.

"Belum (diputuskan), saya pelajari dulu," kata Wismana di kantornya, Jalan Taman Suropati, Jakarta Pusat, Rabu (29/7/2015).

Menurut dia pinjaman dari Negeri Ratu Elisabeth tersebut akan dicocokkan terlebih dahulu apakah memungkinkan dan sejalan dengan proyek-proyek yang masuk dalam blue book. Pasalnya, dana segar yang ditawarkan pada Indonesia tersebut untuk pembiayaan infrastruktur.

Sehingga jika nantinya ada proyek yang cocok antara Indonesia dan Inggris, pinjaman tersebut bisa diambil sesuai nilai proyek tersebut.

"Bisa (cocok), sudah ada penawaran Inggris. Sedang dilihat dan dikaji yang pas di mana sektornya," ujarnya.

Sebelumnya, dalam pidato penutupan Business Forum Indonesia-Inggris PM Inggris David Cameron mempersilakan Indonesia untuk meminta tolong apa saja, menawarkan bantuan kota mana yang ingin dibangun, industri mana yang ingin dikembangkan, dan area keahlian apa yang ingin dijajaki kerja samanya.

"Bilang apa saja yang Indonesia mau, pintu kerja sama terbuka lebar untuk Indonesia," kata David Cameron kepada menteri dan usahawan baik dari Indonesia maupun dari Inggris.

Bukan tanpa alasan orang nomor satu di Inggris mengungkapkan hal seperti itu. Britania Raya termasuk lima investor terbesar di Indonesia, meski ekspor negeri Ratu Elizabeth itu ke Indonesia hanya 0,2 persen.

 


(SAW)