Soal Stadion GLBA, Emil Tak Gentar Tantangan Buwas

Iwan Gumilar    •    Rabu, 29 Jul 2015 19:57 WIB
infrastruktur
Soal Stadion GLBA, Emil Tak Gentar Tantangan Buwas
Wali Kota Bandung Ridwan Kamil. Foto: MI/Ramdani

Metrotvnews.com, Bandung: Tak gentar dengan tantangan Kabareskrim Polri Komjen Budi Wase‎so (Buwas), Wali Kota Bandung Ridwan Kamil (Emil) siap bertanggung jawab atas penggunaan Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GLBA) untuk penyelenggaraan PON 2016.

Emil yakin stadion itu sudah layak digunakan. Alasannya, ia sudah mendapatkan sinyal positif dari tim ahli ITB, Unpad, dan Puslitbang.

"Setelah melakukan sejumlah perbaikan, saya yakin Stadion GLBA aman untuk pelaksanaan PON 2016," kata Emil, di Bandung, Rabu (29/7/2015).

Saat ini, kata Emil, hasil kajian tim ahli sedang direkapitulasi untuk kemudian diserahkan ke Bareskrim.

"Hari ini data masih direkap oleh ahli yang terdiri dari profesor-profesor di bidang sipil. Jika pekan ini selesai, kami akan segera mengirimkan ke Bareskrim untuk didiskusikan," jelasnya.

Mengenai tantangan Buwas agar Emil membuat pernyataan sebagai pihak yang bertanggung jawab atas penggunaan stadion itu, Emil menjawab diplomatis.

"Saya sudah melihat langsung keretakan di Stadion GBLA. Keretakan terjadi karena setengahnya masuk ke fondasi dangkal dan setengahnya menempel di fondasi kuat," katanya.

Saat mengunjungi Stadion GBLA siang tadi, Buwas menantang Emil pasang badan jika tetap ingin menggunakan Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GLBA) untuk penyelenggaraan PON 2016.

Buwas menantang Emil membuat pernyataan tertulis terkait penggunaan GBLA. "Silakan kalau mau menggunakan GBLA, tetapi buat pernyataan pertanggungjawaban bila terjadi kecelakaan," kata Buwas.

Ditegaskan Buwas, pihak mana pun, termasuk Pemkot Bandung, bila ingin menggunakan GBLA harus membuat surat pernyataan yang isinya akan bertanggung jawab bila terjadi hal buruk.

Surat pernyataan ini, kata Buwas, untuk memudahkan polisi mencari pihak yang bertanggung jawab bila terjadi kecelakaan.

"Stadion ini kan masih dalam penyelidikan. Kalau mau digunakan bisa saja, nanti statusnya pinjam pakai. Tapi nanti kalau ada yang celaka silakan bertanggung jawab karena kami tidak merekomendasikan (penggunaanya)," paparnya. ‎

Buwas mengatakan, dalam keadaan kosong saja, GBLA bisa amblas. "Apalagi jika dipadati penonton yang bebannya bertambah berat puluhan ribu ton," katanya.


(UWA)