Gatot Tersangka, KPK Upayakan Ambil Alih Kasus Bansos dari Kejaksaan

Yogi Bayu Aji    •    Rabu, 29 Jul 2015 20:01 WIB
Gatot Tersangka, KPK Upayakan Ambil Alih Kasus Bansos dari Kejaksaan
Pelaksana Tugas Pimpinan KPK Johan Budi-- MI/Atet Dwi Pramadia

Metrotvnews.com, Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tengah berupaya mengambil alih kasus dugaan korupsi dana bantuan sosial Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dari Kejaksaan Agung. Pasalnya, dalam kasus itu, Gubernur Sumut Gatot Pujo Nugroho yang menjadi tersangka KPK kerap disebut-sebut.

"Kami sedang mengadakan koordinasi dengan pihak kejaksaan apakah kasus bansos itu bisa ditangani," kata Pelaksana Tugas Pimpinan KPK Johan Budi di kantornya, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Rabu (29/7/2015).

Menurut dia, kasus dugaan suap hakim Pengadilan Tata Usaha Negara Medan yang menjerat Gatot punya ikatan erat dengan kasus dana bansos. Diketahui, suap ini berkaitan dengan gugatan penyelidikan dana bansos oleh Kejaksaan Tinggi Sumut.

"Kalau dari perkaranya ini dimulai Kejati yang mengeluarkan surat perintah penyelidikan maka akan dikoordinasikan lebih lanjut," jelas dia.

Terbongkarnya suap di PTUN Medan dimulai dari kasus Dana Bantuan Sosial dan Bantuan Daerah Bawahan (BDB) Sumatera Utara tahun anggaran 2012 dan 2013 menyeret Kepala Biro Keuangan Sumut Ahmad Fuad Lubis. Kasus itu diselidiki Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara.

Ahmad Fuad balik memperkarakan Kepala Kejati atas kasus tersebut melalui Pengacara M. Yagari Bhastara alias Gerry dari kantor pengacara O.C. Kaligis. Dia menggugat surat perintah penyelidikan terhadapnya yang diterbitkan Kejati Sumut.

Gugatan Fuad dipegang Ketua PTUN Tripeni Irianto Putro dan Hakim Amir Fauzi, dan Hakim Dermawan Ginting. Ahmad Fuad Lubis pun diputus menang. Rupa-rupanya, putusan Tripeni berbau amis. Tripeni dan dua hakim, Gerry, serta panitera Syamsir Yusfan yang juga menjabat Sekretaris PTUN Medan, dicokok KPK pada Kamis 9 Juli lalu.

Saat penangkapan, penyidik KPK mengamankan USD15 ribu dan SGD5 ribu dari Ruangan Ketua PTUN Medan. Diduga kuat, mereka menerima uang suap yang diantarkan Gerry, pengacara Ahmad Fuad, dalam penanganan gugatan penerbitan sprinlidik kasus dana bansos oleh Kejati.

Lembaga antikorupsi berkeyakinan, uang yang ditemukan bukan berasal dari Gerry. KPK akhirnya menggeledah kantor O.C. Kaligis dan Gubernur Sumatera Utara Gatot Pujo Nugroho. Kaligis, Gatot, serta istri mudanya, Evy Susanti juga dicegah keluar negeri.

Dari pengembangan, Pengacara kondang sekaligus bos Gerry, O.C. Kaligis juga dijerat KPK 14 Juli lalu. Selanjutnya, giliran Gubernur Sumut Gatot Pujo dan istri mudanya, Evy Susanti yang jadi pesakitan di kasus yang sama pada 28 Juli kemarin.
(AZF)

Kondisi Novanto Sehat dan Bisa Hadiri Sidang

Kondisi Novanto Sehat dan Bisa Hadiri Sidang

1 hour Ago

Lembaga Antirasuah memastikan sidang perkara korupsi KTP-el digelar hari ini.

BERITA LAINNYA