Dua Tersangka Diklat Pelayaran Sorong Dijebloskan ke Tahanan

Yogi Bayu Aji    •    Rabu, 29 Jul 2015 20:12 WIB
kpk
Dua Tersangka Diklat Pelayaran Sorong Dijebloskan ke Tahanan
KPK. Foto: MI/Panca Syurkani

Metrotvnews.com, Jakarta: Dua tersangka kasus dugaan korupsi dalam pengadaan dan pelaksanaan Proyek Pembangunan Diklat Pelayaran Sorong Tahap III, Sugiarto dan Irawan ditahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Hal ini dilakukan usai keduanya diperiksa sebagai tersangka.

Mereka terlihat langsung keluar dari Gedung KPK, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, sekitar pukul 16.30 WIB. Kedua tersangka tampak memakai rompi tahanan dan tidak memberikan komentar apapun.

"Terhadap tersangka dilakukan penahanan selama 20 hari," kata Kepala Bagian Pemberitaan dan Publikasi KPK Priharsa Nugraha, saat dikonfirmasi, Rabu (29/7/2015).

Menurut dia, kedua tersangka ditahan atas pertimbangan penyidik mengacu pada Pasal 21 ayat (1) KUHAP. Sugiarto ditahan di Rumah Tahanan Guntur. "Irawan ditahan di Rutan Cipinang, Jakarta Timur,"  tambah Priharsa.

Proyek diklat yang 'dimainkan' kedua tersangka merupakan garapan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan Republik Indonesia pada Tahun Anggaran 2011. Sugiarto adalah pejabat pembuat komitmen proyek. Sementara, Irawan menjadi ketua Panitia Pengadaan Barang dan Jasa.

Sugiarto dan lrawan ditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik KPK pada 8 Oktober 2014 lalu. Keduanya diduga telah menimbulkan kerugian keuangan negara sekitar Rp40 miliar. Atas perbuatannya, keduanya diduga melanggar Pasal 2 ayat (1) atau Pasal 3 UU Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHPidana.


(AZF)