Hasil Visum Buktikan Bayi 10 Bulan Disundut Rokok

Aedy azeza ulfi    •    Kamis, 30 Jul 2015 12:12 WIB
penganiayaan anak
Hasil Visum Buktikan Bayi 10 Bulan Disundut Rokok
Kompol Aswin-----MTVN/Aedy

Metrotvnews.com, Jakarta: Hasil visum terhadap SA,  bocah 10 bulan, membuktikan adanya tindak kekerasan. Pelakunya tak lain tak bukan Made Aryanto, ayah sang bocah.

"Hasil visum dari labfor mengatakan ada sundutan rokok di paha si bayi," kata Kasubbag Humas Polres Jakarta Selatan, Kompol Aswin, kepada Metrotvnews.com di Mapolres Jakarta Selatan, Kamis (30/7/2015).

Aswin mengatakan, visum tak mendapati hasil kekerasan lain yang dilakukan Made kepada SA. "Jadi hanya ada sundutan rokok, cekikan leher tidak ada bekasnya. Diduga hanya cekikan ringan sebagai ancaman terhadap ibunya sang bayi," terang Aswin.

Meski begitu, hasil visum sudah memenuhi unsur delik seperti disangkakan dalam Pasal 80 Undang-Undang Nomor 35 tentang Perlindungan anak. Made juga dijerat dengan UU Kekerasan dalam Rumah Tangga.

"Hukuman kurungan maksimal 5 tahun penjara dan minimal 3 tahun 6 bulan kurungan untuk pasal tentang Perlindungan Anak, belum dengan pasal KDRT-nya," pungkasnya.

Made Armando, 20, diduga menganiaya SA di rumahnya di Jalan Poltangan Raya No.33 F Rt.009/005 Tanjung Barat Jaksel. Alasannya, sopir metromini ini tak mau diceraikan oleh istrinya, MA, 18 tahun.

Tak kuasa melihat anaknya disiksa, Mia melaporkan suaminya ke Markas Kepolisian Resor Metro Jakarta Selatan pada Sabtu 11 Juli. Made kini sudah mendekam di tahanan Mapolres Jaksel.


(TII)