Pilkada Surabaya 2015

Disebut sebagai Calon 'Dadakan' Penantang Risma, Syamsul Arifin: Kata Siapa?

Amaluddin    •    Kamis, 30 Jul 2015 15:07 WIB
pilkada serentak
Disebut sebagai Calon 'Dadakan' Penantang Risma, Syamsul Arifin: Kata Siapa?
Syamsul-Awey siap menantang Risma-Whisnu di Pilkada Surabaya, Ant

Metrotvnews.com, Surabaya: Nama Syamsul Arifin muncul sebagai penantang calon petahana Tri Rismaharini dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Surabaya, Jawa Timur. Nama Syamsul pun disebut-sebut sebagai calon dadakan untuk menjegal Risma.

"Kata siapa calon dadakan?" kata Syamsul, Rabu (29/7/2015).

Syamsul tak mau disebut sebagai calon dadakan. Ia juga enggan menanggapi kabar yang beredar menyebutkan dirinya sebagai calon boneka. Sebab, namanya muncul setelah KPU menutup pendaftaran calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Surabaya.

Sebaliknya, Syamsul mempersilakan orang yang menyebutnya sebagai calon dadakan untuk menelusuri rekam jejaknya di perpolitikan Indonesia.

Syamsul merupakan Ketua DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Surabaya. Namanya mencuat sejak 2014 dan dianggap layak menduduki kursi nomor satu di Pemerintah Kota Surabaya.

"Saya menangkap ada indikasi kekhawatiran terhadap ke solidan Koalisi Majapahit (KM), sehingga mereka sebarkan isu-isu boneka itu," katanya.

Sebelumnya, pengamat politik yang juga koordinator Parlemen Watch Jawa Timur, Umar Salahuddin, menilai nama Syamsul Arifin muncul secara mendadak. Sebab, Syamsul tak diperhitungkan di kancah perpolitikan Kota Pahlawan.

Menurut Umar, proses Syamsul maju bersaing dengan incumbent berlangsung sangat cepat. Sejauh ini, visi dan misi Syamsul tak jelas soal pembangunan Kota Surabaya.

"Ini prosesnya cepat dan masyarakat tidak ada yang kenal. Elektabilitasnya," kata Umar.

Wacana memasangkan Syamsul dengan Vinsensius Awey santer terdengar menjelang pendaftaran tahap II Pilkada Surabaya. Keduanya diusung Koalisi Majapahit yang terdiri dari Demokrat, Gerindra, PKS, PKB, PAN dan Golkar.


(RRN)