Penahanan Diperpanjang, Jero Ingin Segera Disidang

Yogi Bayu Aji    •    Kamis, 30 Jul 2015 15:15 WIB
jero wacik
Penahanan Diperpanjang, Jero Ingin Segera Disidang
Jero Wacik dengan dikawal petugas menjawab pertanyaan wartawan ketika meninggalkan gedung KPK, Jakarta, Kamis 30 Juli 2015. Foto: MI/Rommy Pujianto

Metrotvnews.com, Jakarta: Mantan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Jero Wacik meneken surat perpanjangan masa tahanan. Dia berharap kasusnya bisa segera dibawa ke persidangan.

"Hari ini, saya dipanggil untuk menandatangani perpanjangan masa penahanan terakhir. Sesuai KUHAP, penahanan pertama dilakukan selama 20 hari. Kedua, ditambah 40 hari, sudah saya jalani. Ketiga, 30 hari, sudah saya jalani. Sekarang yang terakhir, 30 hari. Akan habis perpanjangan 1 September," kata Jero di Gedung KPK, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Kamis (30/7/2015).

Jero menjelaskan, menurut penyidik KPK, bila 1 September berkasnya belum selesai, dia bisa bebas demi hukum. Untuk itu, penyidik KPK mengusahakan tidak lebih dari 1 September, berkas Jero dilimpahkan ke penuntutan. "Mungkin 10 hari (dilimpahkan)," jelas dia.

Politikus Demokrat itu awalnya tak mau menandatangani surat perpanjangan terakhir karena sudah 90 hari ditahan. Dia mengutip pernyataan Pelaksana Tugas Ketua KPK Taufiequrachman Ruki bahwa dalam 20 sampai 40 hari, tersangka KPK harus dilimpahkan ke penuntutan. Sementara, dia mengaku sudah 10 bulan menjadi tersangka.

"Tadinya tidak mau teken, tapi saya harus kooperatif, saya teken dengan catatan ini perpanjangan terakhir. Mudah-mudahan tidak lama lagi berkas saya dilimpahkan ke pengadilan sehingga saya disidangkan," jelas dia.

Jero ditetapkan sebagai tersangka dugaan pemerasan dalam sejumlah kegiatan di Kementerian ESDM saat menjabat sebagai menteri periode 2011-2013, pada 3 September 2014. Dia diduga memeras untuk memperbesar DOM.

Politikus Senior Partai Demokrat itu dijerat Pasal 12 huruf e atau Pasal 23 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 jo UU No 20 Tahun 2001 jo Pasal 421 KUHP. Dia terancam pidana maksimal 20 tahun dan denda paling banyak Rp1 miliar.

Dalam perkembangannya, Jero juga terlibat kasus dugaan korupsi saat menjabat menjadi Menteri Kebudayaan dan Pariwisata (Menbudpar). Dalam kasus ini, Jero ditetapkan sebagai tersangka sejak 6 Februari lalu. Jero diduga telah merugikan keuangan negara hingga Rp7 miliar.

Dia dikenai Pasal 2 ayat 1 atau Pasal 3 UU No 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dengan UU No 20 Tahun 2001. Pasal itu mencantumkan ancaman hukuman pidana penjara maksimal 20 tahun denda paling banyak Rp1 miliar.


(TRK)

Adik Gamawan Fauzi 'Digarap' KPK

Adik Gamawan Fauzi 'Digarap' KPK

3 hours Ago

Azmin akan menjadi saksi untuk tersangka Direktur Utama PT Quadra Solution Anang Sugiana Sudiha…

BERITA LAINNYA