DPD Minta Tiongkok Bantu Bangun Pengolahan Mineral Mentah

Kesturi Haryunani    •    Kamis, 30 Jul 2015 15:55 WIB
dpd
DPD Minta Tiongkok Bantu Bangun Pengolahan Mineral Mentah
Ketua Parlemen Republik Rakyat Tiongkok (RRT) Yu Zhengsheng -- MI/Panca Syurkani

Metrotvnews.com, Jakarta: Indonesia mengharapkan Republik Rakyat Tiongkok membantu membangun pabrik pengolahan bahan mineral mentah, agar Indonesia dapat mengekspor bahan mineral jadi dan bernilai ekspor tinggi.

“Selain itu, kita intensifkan kerja sama di bidang sosial dan budaya antara kedua Negara,” ungkap Wakil Ketua DPD RI, Farouk Muhammad, saat menerima kunjungan Ketua Majelis Permusyawaratan Politik Tiongkok, Yu Zheng Sheng, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (27/7/2015).

Farouk menambahkan, kerja sama ekonomi yang dikembangkan dengan Tiongkok harus memiliki nilai tambah. Tidak sekedar mengekspor bahan mentah saja, seperti apa yang sudah dilakukan selama ini.

Secara khusus, DPD RI meminta investor Tiongkok melakukan investasi langsung (direct investement) di sektor pertambangan dengan membangun pengolahan pemurnian bahan baku (smelter). Investasi Tiongkok juga diharapkan mendukung daerah, dengan membuka kantor pusat tidak harus di Jakarta.

“Selain itu, kita meminta tenaga kerja untuk proyek agar direkrut dari Indonesia yang terlebih dahulu dilatih dan dimagangkan di Tiongkok. Baru kemudian di kirim kembali” tegasnya.

Di bidang sosial budaya, DPD RI mendorong kerjasama people to people yang lebih intensif melalui pertukaran pemuda dan pelajar. Mengingat selama ini budaya Tiongkok sudah memasyarakat di Indonesia. Namun budaya Indonesia kurang dikenal di Tiongkok.

Seiring dengan perkembangan, proses diplolamasi antara negara saat ini tidak bisa hanya melalui track one (pemerintah) dan track two (non-pemerintah). Namun kini telah berkembang menjadi diplomasi multi-track.

Diplomasi multi-track merupakan sebuah kerangka kerja konseptual sebagai suatu sistem kehidupan dan refleksi dari beragam aktivitas yang dilakukan. Dimana hal tersebut berkontribusi dalam proses kerjasama yang lebih kompleks.


(NIN)

Novanto Menghadiri Sidang Perdana

Novanto Menghadiri Sidang Perdana

41 minutes Ago

Novanto tiba di Pengadilan Tipikor Jakarta pada pukul 09.40 WIB. Ia mengenakan kemeja putih dib…

BERITA LAINNYA