Organda Jamin BRT Tak Ganggu Trayek APTB

Wanda Indana    •    Kamis, 30 Jul 2015 16:08 WIB
transjakarta
Organda Jamin BRT Tak Ganggu Trayek APTB
Bus Angkutan Perbatasan Terintegrasi Busway (APTB). (Foto: MI/Immanuel)

Metrotvnews.com, Jakata: Kedatangan 300 unit bus bersistem bus rapid transit (BRT) dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub) yang beroperasi hingga daerah penyangga, seperti Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi, dijamin tidak akan mengganggu trayek Angkutan Perbatasan Terintegrasi Busway (APTB).
 
Ketua Organda DKI Jakarta Safruhan Sinungan menyambut positif rencana pengoperasian bus BRT di Jabodetabek. Ia yakin, trayek tidak akan bersinggungan dengan armada APTB. Ia mengungkapkan, Kemenhub akan membantuk badan pengelola bus BRT.
 
Badan pengelola BRT akan membentuk trayek bus dengan mempertimbangkan trayek yang ada. "Tidak saling bersaing, tapi saling mendukung. Nanti stake holder yang ada akan dilibatkan pengelola untuk membentuk trayek bus sesuai kebutuhan masyarakat,” ujarnya.
 
Safruhan menegaskan, sebelum trayek BRT ditetapkan, pengelola dan stake holder yang terlibat akan survei lapangan. “Ada survei ke lapangan juga nantinya," kata Safruhan.
 
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mendapat 300 unit bus bersistem BRT dari Kemenhub. Bus tidak dikelola di bawah PT Trans Jakarta, tetapi dikelola oleh Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Perusahaan Pengangkutan Djakarta (PPD).
 
Armada tersebut rencananya beroperasi di jalur padat penumpang, mulai pinggir kota di Bodetabek hingga ke pusat Jakarta. Tarif dan jalur dapat disesuaikan dengan bus TransJakarta. Tarifnya flat: Rp9.000 sekali naik.
 


(FZN)