KJRI Jeddah Tolak Banyak WNI, Kemenlu: Paspor Palsu Harus Ditolak

Willy Haryono    •    Kamis, 30 Jul 2015 16:46 WIB
tki
KJRI Jeddah Tolak Banyak WNI, Kemenlu: Paspor Palsu Harus Ditolak
Jubir Kemenlu Arrmanatha Nasir (Foto: MTVN)

Metrotvnews.com, Jakarta: Antrean panjang orang yang hendak mengurus paspor terjadi di Konsulat Jenderal Republik Indonesia di Jeddah, Arab Saudi, Rabu (29/7/2015). Hal ini terjadi karena KJRI menolak memproses beberapa pemohon.

Alasan penolakan beragam, mulai dari banyaknya warga negara Indonesia (WNI) di Jeddah yang memiliki lebih dari satu paspor hingga menggunakan paspor dengan nama berbeda.

"Kami akan cek ke KJRI Jeddah. Tapi memang harus ditolak, ya, yang seperti itu," ucap juru bicara Kementerian Luar Negeri Arrmanatha Nasir dalam briefing di kantor Kemenlu, Jakarta, Kamis 30/7/2015).

"Orang yang nama di paspornya berbeda memang harus kami tolak," tegas dia.

Sebelumnya media Arab Saudi mengkritik kerja dari KJRI di Jeddah. Mereka mengeluhkan pengaturan yang berada di KJRI.

Namun kondisi ini banyak faktor yang menjadi penyebabnya.

Pejabat Pensosbud KJRI Jeddah Fouzi Hosni, prosedur tersebut terpaksa dilakukan karena beberapa pekerja itu memegang paspor lebih dari satu. Sementara ada beberapa dari mereka menggunakan paspor orang lain.

Faozi menambahkan, sponsor dilarang untuk memasuki gedung konsulat karena gedung konsulat sangat terbatas ruangannya. Namun di saat bersamaan, banyak pekerja yang ini membahas isu lain seperti gaji dan tunjangan lain tanpa kehadiran sponsor mereka.


(FJR)

Irman Kembali Diperiksa KPK sebagai Saksi Setnov

Irman Kembali Diperiksa KPK sebagai Saksi Setnov

2 hours Ago

KPK kembali memeriksa mantan Dirjen Dukcapil Kemendagri Irman. Irman diperiksa sebagai saksi un…

BERITA LAINNYA