Lazio Tolak Rp1,5 Triliun dari Real Madrid, MU, dan AC Milan

Hilman Haris    •    Kamis, 30 Jul 2015 17:13 WIB
bursa transfer pemain
Lazio Tolak Rp1,5 Triliun dari Real Madrid, MU, dan AC Milan
Lazio enggan melepas Lucas Biglia (kiri) ke Real Madrid (AFP)

Metrotvnews.com, Roma: Lazio mengambil sikap tegas selama bursa transfer musim panas 2015. Walau membutuhkan dana segar untuk membangun skuat, manajemen Lazio dikabarkan menolak puluhan juta euro yang siap diberikan klub-klub papan atas Eropa.  Seperti dilansir Corriere della Sera, setidaknya Lazio menolak melepas empat pemainnya walau sudah ditawar 105 juta euro (Rp1,5 triliun) dari Manchester United, Real Madrid, dan AC Milan.

"Presiden Lazio, Claudio Lotito menolak untuk melepas para pemain bintangnya demi uang. Dia enggan menjual Stefan de Vrij walau MU sudah bersedia memberikan 25 juta euro. Lotito juga menolak tawaran Real Madrid sebesar 25 juta euro untuk Lucas Biglia," klaim Corriere della Sera.

De Vrij bukan satu-satunya pemain Lazio yang diinginkan MU. Kabarnya, manajemen Red Devils juga tertarik untuk memboyong Anderson dan bersedia memberikan Lazio uang 35 juta euro. Lagi-lagi, tawaran itu ditolak oleh Lotito.

Terakhir, Lotito melakukan langkah berani ketika enggan melepas Marco Parolo ke AC Milan. Menurut Corriere della Sera, Lotito langsung melontarkan penolakan kepada CEO I Rossoneri, Adriano Galliani.

"Lotito berbicara langsung dengan Galliani. Secara tegas dia tak mau pemberian uang 20 juta euro yang diberikan Milan supaya menjual Parolo," lansir Corriere della Sera.

Uang 105 juta euro akhirnya melayang dari Lazio. Lantaran tak punya banyak uang untuk bermanuver di bursa transfer, Lazio akhirnya hanya bisa membeli pemain-pemain muda dengan harga murah. Sejauh ini, Lazio hampir merampungkan transfer sejumlah youngster seperti Wesley Hoedt, Ravel Morrison, Patric, dan Ricardo Kishna. (Football Italia) 


(HIL)

Pukat UGM: KPK Masih Bisa Jadikan Setnov Tersangka

Pukat UGM: KPK Masih Bisa Jadikan Setnov Tersangka

14 minutes Ago

Ini adalah salah satu hasil eksaminasi atau kajian atas putusan praperadilan Setnov yang dikabu…

BERITA LAINNYA