Semester I-2015

Bank Mandiri Bukukan Kredit Rp552,8 Triliun

Dian Ihsan Siregar    •    Kamis, 30 Jul 2015 17:34 WIB
bank mandiri
Bank Mandiri Bukukan Kredit Rp552,8 Triliun
Direktur Utama Bank Mandiri Budi Gunadi Sadikin (kedua kiri) (ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari)

Metrotvnews.com, Jakarta: PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) membukukan penyaluran kredit sebesar Rp552,8 triliun di semester I-2015. Penyaluran kredit tersebut mengalami kenaikan sebanyak 13,8 persen dibandingkan periode yang sama di tahun sebelumnya sebesar Rp485,8 triliun.

"Penyaluran kredit kita di semester I-2015 naik 13,8 persen menjadi Rp552,8 triliun dibanding periode yang sama di 2014," kata Direktur Utama Bank Mandiri Budi G Sadikin, di acara Paparan Laporan Keuangan Bank Mandiri Semester I-2015, di Gedung Plaza Mandiri, Jakarta, Kamis (30/7/2015).

Di semester I-2015 ini, jelas Budi, Bank Mandiri telah menyalurkan kredit di sektor industri pengolahan sebesar Rp106,5 triliun. Jumlah itu mengalami kenaikan sebanyak 15,8 persen dibandingkan periode yang sama di tahun sebelumnya sebesar Rp91,9 triliun. 

Sementara untuk kredit di infrastruktur, khususnya untuk sektor konstruksi, Bank Mandiri telah menyalurkan kredit sebesar Rp20,8 triliun atau mengalami pertumbuhan sebanyak 18 persen. Sedangkan kredit di sektor perdagangan, restoran dan hotel mencapai Rp92,3 triliun atau tumbuh 10,3 persen dibandingkan periode sama di tahun sebelumnya sebesar Rp83,6 triliun. 

"Penyaluran kredit ke sektor-sektor tersebut merupakan upaya Bank Mandiri untuk menggerakan laju pertumbuhan ekonomi agar bergerak ke arah yang jauh lebih baik," jelasnya.

Pada sisi lain, Budi mengungkapkan, untuk lebih memberikan dampak terhadap perekonomian nasional, Bank Mandiri juga telah memberikan perhatian yang tinggi terhadap sektor Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM). 

Adapun penyaluran kredit yang dilakukan Bank Mandiri di UMKM pada semester I-2015 ini telah mengalami peningkatan menjadi Rp74,4 triliun, dari posisi Rp65,9 triliun di periode yang sama di tahun sebelumnya.

Peningkatan tersebut didorong oleh pertumbuhan kredit usaha mikro yang mencapai 25,8 persen dan usaha menengah yang tumbuh 19,7 persen. Peningkatan kredit ke sektor UMKM ini juga selaras dengan peningkatan jumlah rekening di kredit UMKM, yakni dari 692,6 ribu rekening pada semester I-2014 2014 menjadi sebanyak 795,4 ribu rekening pada semester I-2015.



(ABD)