Penerjemah Visual Google Translate Dapat Terjemahkan ke Bahasa Indonesia

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Kamis, 30 Jul 2015 19:12 WIB
google
Penerjemah Visual Google Translate Dapat Terjemahkan ke Bahasa Indonesia
Kini Anda dapat mendapatkan terjemahan Indonesia dari penerjemah visual.

Metrotvnews.com: Tahun lalu, Google telah membeli sebuah aplikasi bernama World Lens, yang merupakan aplikasi penerjemah. Aplikasi ini lalu diintegrasikan ke Google Translate sehingga Anda dapat menerjemahkan rambu jalan dengan cara mengarahkan kamera Anda ke rambu tersebut. Sebelumnya, kami pernah membahas mengenai fitur ini secara sekilas. Anda dapat membacanya di sini.

Jika sebelumnya fitur penerjemah visual ini belum dapat digunakann untuk menerjemahkan bahasa Inggris ke bahasa Indonesia, mulai hari ini, Kamis (30/7/2015), Anda sudah dapat menggunakan fitur penerjemah bahasa Indonesia pada aplikasi Google Translate untuk Android dan iOS.

Sama seperti versi global dari fitur ini, Anda dapat menerjemahkan kata dalam bahasa Inggris secara real time. Anda cukup mengklik tombol kamera pada aplikasi Google Translate dan mengarahkan kamera ponsel Anda ke kata yang ingin Anda terjemahkan, baik yang terdapat pada rambu jalan atau menu restoran. Selain itu, selama Anda memiliki aplikasi Google Translate, Anda dapat melakulan proses penerjemahan tanpa koneksi internet.

"Terkadang, seseorang memerlukan alat penerjemah saat mereka tidak berada di hadapan komputer, atau mungkin, saat mereka tidak memiliki koneksi internet. Dengan fitur baru ini, kami berusaha untuk memenuhi kebutuhan pengguna akan hal tersebut," kata Julie Catteau, Product Manager, Google Translate.

Selain penambahan fitur penerjemah visual ini, Google juga telah melakukan update pada fitur mode percapakan sehingga meskipun koneksi internet lemah atau tak stabil, masalah yang masih sering terjadi di Indonesia, maka mode ini akan tetap berjalan dengan lebih lancar.

"Dengan aplikasi Google Translate, kami harap kami dapat memudahkan pengguna untuk melakukan komunikasi atau mencari suatu informasi, terutama karena setengah konten internet menggunakan bahasa Inggris, sementara hanya 20 persen populasi dunia yang fasih dalam berbahasa Inggris," kata Julie.


(ABE)

Pukat UGM: KPK Masih Bisa Jadikan Setnov Tersangka

Pukat UGM: KPK Masih Bisa Jadikan Setnov Tersangka

20 minutes Ago

Ini adalah salah satu hasil eksaminasi atau kajian atas putusan praperadilan Setnov yang dikabu…

BERITA LAINNYA