Meski Diduga Iseng, Polisi Tetap Buru Pelaku Peneror Bom di Surabaya

Amaluddin    •    Kamis, 30 Jul 2015 18:41 WIB
teror bom
Meski Diduga Iseng, Polisi Tetap Buru Pelaku Peneror Bom di Surabaya
Suasana di RS Haji Surabaya tetap berjalan setelah isu teror bom yang ternyata hoax, Metrotvnews.com/Amaluddin

Metrotvnews.com, Surabaya: Polrestabes Surabaya, Jawa Timur, menegaskan tak ada bom ditemukan di tiga rumah sakit di kota tersebut. Sebelumnya, ketiga rumah sakit itu dikabarkan mendapat teror bom melalui pesan faksimile.

"Sampai saat ini, hasil penyisiran masih nihil," kata Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya AKBP Takdir Matanette, Kamis (30/7/2015).

Meski demikian, Takdir mengatakan Polrestabes akan tetap mengungkap kasus tersebut. Ia menduga pelaku menebarkan teror karena iseng.

"Kami akan ungkap kasus itu untuk menangkap pelaku," ujar Takdir.

Takdir menduga pelaku sengaja memilih rumah sakit untuk menebarkan teror. Sebab, banyak masyarakat di fasilitas publik tersebut.

Ancaman teror diterima RS Mitra Keluarga melalui faksimile kemarin malam. Polisi melakukan pencarian namun hasilnya nihil.

Tadi pagi, sekira pukul 07.00 WIB, dua rumah sakit di Surabaya dikabarkan menerima ancaman serupa. Yaitu RS TNI Angkatan Laut Ramelan Surabaya dan RS Asrama Haji Surabaya.

Polisi melakukan penyisiran. Namun hasilnya tetap nihil. Pelayanan di rumah sakit pun tetap berjalan normal.


(RRN)