Kasus Suap Dwelling Time di Kemendag

Menkeu Persilakan Jika Polisi Ingin Geledah Bea Cukai

Suci Sedya Utami    •    Kamis, 30 Jul 2015 18:43 WIB
bea dan cukaisuap di kemendag
Menkeu Persilakan Jika Polisi Ingin Geledah Bea Cukai
Menkeu Bambang Brodjonegoro. ANTARA FOTO/Fanny Octavianus

Metrotvnews.com, Jakarta: Menteri Keuangan (Menkeu) Bambang Brodjonegoro mempersilakan apabila satuan tugasnya yakni Direktorat Jenderal Bea dan Cukai ikut diperiksa oleh Polda Metro Jaya terkait kasus dugaan gratifikasi dan penyuapan dwelling time.

Hal ini menyusul penetapan tiga orang sebagai tersangka, salah satunya melibatkan Direktorat Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan (Ditjen Daglu Kemendag).

Bambang menegaskan, pihaknya sangat menghormati proses hukum, termasuk jika Kepolisian membutuhkan bantuan informasi mengenai masalah dwelling time yang menyeret para pejabat Ditjen Daglu Kemendag.

"Jika ada pemeriksaan di Bea Cukai, enggak ada masalah. Kita selalu menghormati proses hukum," terang dia di kantornya, Jakarta Pusat, Kamis (29/7/2015).

Bahkan dia meminta pihak Kepolisian menindaktegas setiap bentuk pelanggaran hukum. "Kalau ada pelanggaran, tindak saja," katanya.

Apalagi, Ditjen Bea Cukai juga merupakan institusi pemerintah yang ikut mengurusi proses dwelling time termasuk mengurus perizinan di Pelabuhan Tanjung Priok dan pelabuhan lainnya.

"Bea Cukai selalu mengamati secara teratur di Tanjung Priok, kalau ada kasus langsung ditindak enggak masalah. Tapi kita selalu berusaha memperbaiki sistem informasi sebagai bagian dari peningkatan pelayanan," pungkasnya.


(AHL)

Novanto Menghadiri Sidang Perdana

Novanto Menghadiri Sidang Perdana

39 minutes Ago

Novanto tiba di Pengadilan Tipikor Jakarta pada pukul 09.40 WIB. Ia mengenakan kemeja putih dib…

BERITA LAINNYA