Satgas Perlindungan Anak: Ketiadaan Identitas Jadi Pintu Kekerasan Anak

Intan fauzi    •    Kamis, 30 Jul 2015 20:57 WIB
anak-anak
Satgas Perlindungan Anak: Ketiadaan Identitas Jadi Pintu Kekerasan Anak
Eksekutif Koordinator Satgas PA, Ilma Sovriyanti. Foto: MTVN/Intan Fauzi.

Metrotvnews.com, Jakarta: Satgas Perlindungan Anak (PA) menemukan fakta bahwa salah satu penyebab banyaknya anak Indonesia mengalami kekerasan ialah tak adanya identitas yang dimiliki sang anak.

"Kekerasan anak Indonesia berawal dari ketidakadannya identitas yang diberikan oleh negara. Akte kelahiran adalah syarat mutlak. Itu salah satu pintu kekerasan secara struktural dan masif yang dialami oleh anak Indonesia," kata Eksekutif Koordinator Satgas PA, Ilma Sovriyanti, saat konferensi pers di Hotel Sofyan, Jalan Cut Meutia, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (30/7/2015).

Menurut Ilma, keberadaan identitas yang diakui negara sangat penting bagi anak. Sebab, karena tak memiliki identitas, anak dengan mudah dapat dieksploitasi dan mendapat kekerasan.

"Anak yang tak memiliki akte akan dieksploitasi dan mengalami kekerasan. Kami bilang Satgas PA menemukan akar masalahnya, identitas anak jadi sumber bagaimana anak mendapatkan perlakuan," jelas Ilma.

Ada beberapa kasus kekerasan anak yang bersumber dari keberadaan identitas anak, sebut saja kasus kekerasan pada Angeline. "Salah satunya faktor identitas Angeline dikatakan ilegal karena Angeline tak memiliki identitas diri. Di Sukabumi, ada orang tua menyerahkan pemindahan pengasuhan anaknya pada orang lain atau keluarga lain. Ini terancam jiwa dan raga anak tersebut," sebut Ilma.

Selain harus membantu anak-anak mendapatkan identitasnya, negara pun perlu membenahi tata cara pengadopsian anak. Alasan ekonomi tak seharusnya membuat orang tua dengan mudah menyerahkan anak kepada pihak lain.

"Ada satu sistem  yang harus dibenahi tentang adopsi. Apakah sistem adopsi sudah masuk dalam kategori perlindungan anak?" tegas Ilma.

"Keluarga hanya ingin selamatkan anak agar kesehatan kenyamanan anak terselamatkan. Itu jawaban orang tua yang polos," sambungnya.


(DRI)

Vonis untuk Novanto (3)

Vonis untuk Novanto (3)

7 hours Ago

Skenario Setya Novanto untuk menghindarkan diri dari jerat KPK semakin jelas. Setidaknya itulah…

BERITA LAINNYA