Taliban Pilih Pemimpin Baru

Fajar Nugraha    •    Jumat, 31 Jul 2015 07:18 WIB
taliban
Taliban Pilih Pemimpin Baru
Mullah Muhammed Omar (Foto: CNN)

Metrotvnews.com, Kabul: Para petinggi Taliban memutuskan seorang pemimpin baru, Mullah Akhtar Mohammad Mansour. Dia menggantikan Mullah Mohammed Omar.

Mullah Mohammed Omar merupakan pemimpin Taliban yang sudah lama berkuasa. Mullah Omar dikabarkan meninggal pada Kamis (30/7/2015).

Selama ini, Mansour dikenal memimpin Dewan Syura Quetta. Dewan tersebut berisi para pemimpin lama, yang mengarahkan operasi Taliban dari Provinsi Balochistan, Pakistan.

Berdasarkan daftar sanksi Dewan Keamanan PBB, Mansour sebelumnya menjabat sebagai Menteri Penerbangan Sipil dan Transportasi Taliban. Selama ini sosoknya dianggap sebagai anggota berpengaruh dalam Taliban.

"Dia direpatriasi ke Afhganistan pada September 2006, menyusul penahanannya di Pakistan. Mansour juga terlibat dalam penyelundupan narkotika dan aktif di Provinsi Khost, Pakta dan Paktita di Afghanistan sejak Mei 2007," sebut dokumen PBB, seperti dikutip CNN, Jumat (31/7/2015).

"Dia juga Gubernur Taliban di Kandahar sejak Mei 2007," lanjut isi dokumen tersebut.

Sebagai seorang pemimpin, Mansour dikenal sebagai orang yang aktif merekrut anggota baru untuk bergabung melawan Pemerintah Afghanistan. Sebelum penunjukkannya sebagai wakil dari Mullah Omar pada 2010, Mansour sempat menjadi Kepala Urusan Militer di wilayah operasi Provinsi Helmand dan Nimruz.

Berdasarkan keterangan sumber-sumber dari Barat, para pemimpin Senior Taliban melakukan pertemuan di Quetta, Pakistan beberapa pekan terakhir. Mereka membahas kematian dari Mullah Omar dan negosiasi damai antara Taliban dengan Pemerintah Afghanistan.

Kabar kematian dari Mullah Omar sendiri dikeluarkan oleh Juru Bicara Taliban Zabiullah Mujahid. Pengumuman dikeluarkan setelah Pemerintah Afghanistan mencurigai Mullah Omar sudah meninggal sejak 2013 silam.


(FJR)

KPK Setorkan Rp2,286 Miliar ke Kas Negara

KPK Setorkan Rp2,286 Miliar ke Kas Negara

1 week Ago

Uang berasal dari uang pengganti terpidana kasus korupsi proyek KTP-el Andi Agustinus alias And…

BERITA LAINNYA