Pemerintah Pamekasan Mengaku Kesulitan Atasi Kekeringan

Agus Josiandi    •    Jumat, 31 Jul 2015 11:26 WIB
kekeringan
Pemerintah Pamekasan Mengaku Kesulitan Atasi Kekeringan
Ilustrasi, pohon mengering saat musim kemarau terjadi di Bojonegoro, Ant/Aguk Sudarmojo

Metrotvnews.com, Pamekasan: Bencana kekeringan melanda sedikitnya 200 dusun di 80 desa yang tersebar di 10 Kecamatan se-Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur. Pemerintah Kabupaten Pamekasan kesulitan mengatasi kekeringan terutama yang berkaitan dengan pendistribusian air bersih.

Menurut Bupati Pamekasan Ahmad Syafii, pemerintah kesulitan mengatasi kekeringan tahun lalu. Jumlah armada dan sumber air minim.

"Sebetulnya penyebab kedodoran kita pada tahun lalu, pertama masalah  armada yang hanya dua armada, yang kedua sumber air," katanya, Jumat (31/7/2015).

Syafii mengatakan pemerintah menambah jumlah armada. Sehingga, pemerintah memiliki empat armada truk tangki air bervolume 3.000 liter. Pemerintah juga mencari jalan keluar terkait kekurangan sumber air bersih.

"Prinsipnya kalau ada daerah-daerah yang membutuhkan (bantuan air bersih), tolong disampaikan saja," imbuhnya.

Menurutnya permohonan bantuan air bersih tersebut harus melalui kepala desa setempat, dan dia menegaskan pemerintah siap memberikan bantuan air bersih.


(RRN)

KPK Setorkan Rp2,286 Miliar ke Kas Negara

KPK Setorkan Rp2,286 Miliar ke Kas Negara

1 week Ago

Uang berasal dari uang pengganti terpidana kasus korupsi proyek KTP-el Andi Agustinus alias And…

BERITA LAINNYA