Mabes Polri Bantu Penyidikan Senjata Api 'Koboi Jalanan'

Ilham wibowo    •    Jumat, 31 Jul 2015 15:17 WIB
penembakan
Mabes Polri Bantu Penyidikan Senjata Api 'Koboi Jalanan'
Rachmanto, tersangka penembakan di jalan ditangkap polisi. Foto: MTVN/Arga Sumantri

Metrotvnews.com, Jakarta: Kapolres Jakarta Timur Kombes Umar Faroq mengatakan pihaknya akan mengundang ahli terkait kasus penembakan menggunakan air gun di Tol JORR. Ahli yang didatangkan adalah polisi dari Badan Intelijen Keamanan (Baintelkam) Mabes Polri. 

"Nanti, kita akan ambil keterangan dari Badan Intelijen Keamanan Mabes Polri dulu bagian pengawasan senjata api, dan nanti akan dijadikan keterangan ahli dalam proses penyidikan," tutur Faroq saat dikonfirmasi oleh Metrotvnews.com, Jumat (31/7/2015).

Keterangan ahli tersebut nantinya akan dijadikan bahan yang bisa menentukan proses hukum terhadap tersangka Rachmanto.   

Sebelumnya, Rachmanto, 39, diciduk anggota Polres Jakarta Timur di rumahnya di Tangerang Selatan, Rabu 29 Juli malam. Pria yang sehari-hari bekerja sebagai sales marketing di salah satu perusahaan truk itu dibui lantaran aksi 'koboi jalanan'nya.

Polisi kemudian menyita senjata air gun tipe Baretta M84 beserta ratusan proyektil kuningan dan plastik miliknya. Dia disangkakan melanggar Undang-undang Darurat no 12 tahun 1951 dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara. Selain itu pelaku juga bakal dijerat dengan Pasal 335 KUHP atas perbuatan tidak menyenangkan dengan ancaman lima tahun kurungan.

Dia mengaku mendapat senjata dan ikut klub menembak di Rangers Shooting Club. Polisi kini tengah menyelidiki klub tembak tersebut guna memastikan sejauh mana klub menembak itu berwenang mengeluarkan senjata api.



(KRI)