Penyerapan Rendah, Ahok: e-Budgeting Belum Maksimal

Wanda Indana    •    Jumat, 31 Jul 2015 15:30 WIB
apbd
Penyerapan Rendah, Ahok: e-Budgeting Belum Maksimal
Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama. (Foto: MI/Immanuel).

Metrotvnews.com, Jakarta: Hingga semester II penyerapan anggaran APBD DKI 2015 baru Rp 12,22 triliun atau 19,21 persen dari total belanja daerah Rp 63,65 triliun. Rendahnya serapan lantaran sistem e-budgeting belum sepenuhnya diterapkan.
 
Gubernur DKI Jakarta Basuki `Ahok` Tjahaja Purnama mengatakan, rendahnya serapan APBD karena Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) tidak memasukkan harga satuan barang dalam sistem e-budgeting.
 
"Kenapa bisa seperti itu, karena mereka (SKPD) gak mau memasukkan harga satuan. Harga satuannya tidak benar, e-musrenbangnya tidak benar," ujar Ahok di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat (31/7/2015).
 
Ahok menjamin masalah itu tidak akan terulang tahun depan. APBD DKI tahun 2016 diklaim sudah sesuai dengan musyawaran perencanaan pembangunan (Musrenbang). Dia mengatakan, seluruh SKPD DKI sudah memasukkan program-program unggulan dalam APBD 2016 melalui e-musrenbang.
 
"APBD 2016 sudah benar, karena e-musrembangnya juga benar. Pokok pikiran kami dari reses dan hasil pemikiran masyarakat," imbuhnya.


(FZN)

Vonis untuk Novanto (3)

Vonis untuk Novanto (3)

7 hours Ago

Skenario Setya Novanto untuk menghindarkan diri dari jerat KPK semakin jelas. Setidaknya itulah…

BERITA LAINNYA