Pemprov DKI Hapus Struktur TGUPP dan Penanaman Modal

Putri Anisa Yuliani    •    Jumat, 31 Jul 2015 16:03 WIB
basuki tjahaja purnama
Pemprov DKI Hapus Struktur TGUPP dan Penanaman Modal
Sekretaris Daerah Provinsi DKI Jakarta Saefullah

Metrotvnews.com, Jakarta: Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan menghapus beberapa badan untuk merampingkan struktur organisasi. Di antaranya, Tim Gubernur Untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) dan Badan Penanaman Modal Provinsi (BPMP) DKI Jakarta.
 
“Untuk efisiensi, TGUPP dan BPMP akan kita hapus. Walaupun dihapus, tidak ada pemecatan PNS," kata Sekretaris Daerah DKI Jakarta Saefullah di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jumat (31/7/2015).
 
Selain menghapus dua badan tersebut, Pemprov DKI akan mengosongkan jabatan wakil camat. Kebijakan ini menyusul kebijakan pengosongan jabatan wakil lurah yang telah dilakukan pada perombakan PNS DKI 2 Januari.
 
Selain itu, beberapa unit pelaksana teknis (UPT) dihapus dan tugasnya diserahkan ke bidang masing-masing. Saefullah menekankan, kebijakan perampingan ini untuk menekan biaya belanja pegawai.
 
Anggaran belanja pegawai DKI Jakarta 2015 mencapai Rp 19 triliun (22% dari APBD). Meskipun masih di bawah batas maksimal yang diperbolehkan Kementerian Dalam Negeri (24% dari APBD), Saefullah ingin porsi belanja pegawai pemprov DKI bisa ditekan hingga Rp15 trilun.
 
"UPT banyak yang akan kita efisiensi, nanti tugasnya kita tarik ke bidang," kata Saefullah.
 
Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) DKI Jakarta Agus Suradika mengatakan, perampingan struktural otomatis mengurangi jumlah PNS secara alami. Ketika PNS memasuki usia pensiun, BKD tidak memperpanjang dan tidak perlu menempatkan pengganti.
 
Pemprov DKI tidak akan menambah jumlah PNS untuk posisi di SKPD. Pihaknya hanya akan merekrut PNS untuk guru sekolah. "Perampingan tidak akan pengaruh dengan jumlah PNS, kan tidak dipecat. Tapi,  kalau sudah pensiun dia tidak perlu pengganti. Ini meringankan pekerjaan," kata Agus.


(FZN)

KPK Setorkan Rp2,286 Miliar ke Kas Negara

KPK Setorkan Rp2,286 Miliar ke Kas Negara

5 days Ago

Uang berasal dari uang pengganti terpidana kasus korupsi proyek KTP-el Andi Agustinus alias And…

BERITA LAINNYA