Semester I-2015

Laba Indofood Tergerus 25% ke Rp1,73 Triliun

Dian Ihsan Siregar    •    Jumat, 31 Jul 2015 18:04 WIB
indofood
Laba Indofood Tergerus 25% ke Rp1,73 Triliun
Ilustrasi -- MI/PANCA SYURKANI

Metrotvnews.com, Jakarta: Laba bersih PT Indofood Sukses makmur Tbk (INDF) mengalami penurunan hingga 25,3 persen menjadi Rp1,73 triliun di semester I-2015, dari posisi laba bersih sebesar Rp2,32 triliun di semester I-2014.

Meski laba bersih turun, penjualan bersih perseroan tetap mengalami kenaikan tipis sebesar 3,7 persen menjadi Rp32,63 triliun di semester I-2015, dari posisi penjualan bersih sebesar Rp31,48 triliun di periode yang sama tahun lalu.

"Model bisnis kami yang tangguh telah memberikan pondasi yang kokoh di tengah perkembangan kondisi makro yang kurang menggembirakan. Kami akan terus menjalankan strategi kami untuk mencapai pertumbuhan yang berkelanjutan serta menghadapi tantangan ke depannya," ucap Direktur Utama dan Chief Executive Officer (CEO) Indofood Sukses Makmur Anthoni Salim dalam keterangan tertulisnya, Jumat (31/7/2015).

Anthoni menambahkan, laba usaha sedikit terangkat 0,5 persen menjadi Rp3,85 triliun dari posisi laba usaha sebesar Rp3,83 triliun di akhir Juni 2014. Sementara marjin laba usaha turun 40 bps menjadi 11,8 persen, terutama karena melemahnya kinerja agribisnis sebagai akibat penurunan harga jual rata-rata produk sawit.

"Marjin laba bersih kami juga turun menjadi 5,3 persen, dari 7,4 persen terutama disebabkan oleh rugi kurs yang belum terealisasi sebagai akibat melemahnya nilai tukar rupiah," sebut dia.

Adapun core profit perseroan yang mencerminkan kinerja operasional mengalami penurunan 8,2 persen menjadi Rp2,08 triliun di Juni 2015, dari posisi di periode yang sama di 2014 sebesar Rp2,27 triliun.

Dia menambahkan, kelompok usaha strategis produk konsumen bermerek, seperti Bogasari, agribisnis, dan distribusi masing-masing memberikan kontribusi 50 persen, 24 persen, 18 persen, dan delapan persen terhadap penjualan bersih perseroan.


(AHL)