Salah Tangkap

Gara-gara Salah Nama, Dedi Ditangkap

Aedy azeza ulfi    •    Sabtu, 01 Aug 2015 14:03 WIB
salah tangkap
Gara-gara Salah Nama, Dedi Ditangkap
Yati, mertua Dedi----MTVN/Aedy

Metrotvnews.com, Jakarta: Dedi, korban kasus salah tangkap pelaku oleh anggota Polres Jakarta Timur, sudah kembali bebas. Ia sempat mendekam di Lembaga Pemasyarakatan Cipinang karena dituduh mengeroyok hingga menghilangkan nyawa orang lain.

Yati, 57, mertua Dedi, menuturkan Dedi ditangkap lantaran salah nama. Pelaku yang sebenarnya menganiaya adalah Dodi. "Pelakunya itu sekitar lima sampai tujuh orang, kata polisi yang ditangkap harusnya Dodi bukan Dedi," ujar Yati kepada Metrotvnews.com, Sabtu (1/8/2015).

Yati mengatakan, pelaku sebenarnya kini masih dalam pengejaran pihak kepolisian. "Lima atau tujuh orang itu sedang diburu polisi," tambahnya.

Dedi, pria berusia 33 tahun ini, sudah keluar tahanan sejak Kamis, 30 Juli, lalu. Dedi mendekam di tahanan selama 10 bulan.

Dedi ditangkap sejak 25 September 2014. Lelaki yang sehari-hari bekerja sebagai tukang ojek di kawasan Pusat Grosir Cililitan (PGC) ini dijemput polisi dengan tuduhan mengeroyok hingga menyebabkan korban meninggal pada 18 September.

Namun pada 6 Juli 2015, Pengadilan Tinggi DKI Jakarta melalui putusan Nomor 142/PID/2015/PT. DKI menyatakan Dedi tidak terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah atas tindak pengeroyokan tersebut.


Dedi saat keluar penjara----Istimewa.
 


(TII)

KPK Periksa Istri Setya Novanto

KPK Periksa Istri Setya Novanto

9 minutes Ago

Jakarta: Istri Ketua DPR RI Setya Novanto, Deisti Astriani Tagor menjalani pemeriksaan di KPK, …

BERITA LAINNYA