Cara Jitu Mentan Atasi Masalah Kekeringan

Eko Nordiansyah    •    Sabtu, 01 Aug 2015 20:00 WIB
kekeringankementan ads
Cara Jitu Mentan Atasi Masalah Kekeringan
Mentan Amran Sulaiman saat di Sumbawa. (FOTO: MTVN/Eko Nordiansyah)

Metrotvnews.com, Sumbawa: Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman mengungkapkan, kekeringan yang terjadi tahun ini lebih kecil dibandingkan tahun lalu. Pasalnya, sebelum kekeringan melanda, dirinya sudah melakukan akselerasi pengendalian kekeringan.

"Sekarang kita bandingkan lagi, setelah kita melakukan akselerasi, melakukan pengendalian kekeringan ini, tahun lalu kekeringan dan banjir dan kemudian organisme penggangu tanaman (opt), itu 159 ribu yang puso. Tahun ini sampai Juli itu 52 ribu, artinya apa, kita berhasil menyelamatkan 100 ribu hektare (ha)," ujar dia di Desa Motong, Kecamatan Utan, Sumbawa, Jumat, 31 Juli 2015.

Dirinya menambahkan, kekeringan juga tidak perlu dikhawatirkan akan menganggu produksi pangan, sebab sudah dipanen lebih awal. "Jadi enggak usah khawatir yang berlebihan. Dan bukan kita tinggal diam, ada program khusus untuk mengendalikan kekeringan di seluruh Indonesia," jelas dia.

Adapun untuk mengantisipasi kekeringan yang terjadi, Mentan Amran meminta kepada kepala daerah setempat untuk melaporkan apabila ada kekeringan.

"Kami minta tolong kepala dinas bupati se-Indonesia, yang ada kekeringan dilaporkan ke (kementerian) pertanian, disampaikan, sms, surat, kami terima, tim kami akan langsung turun," lanjutnya.

Kedua, Mentan mengatakan, sudah ada anggaran untuk Dana Alokasi Khusus (DAK) kurang lebih Rp2 triliun dari pemerintah untuk mengatasi masalah kekeringan yang terjadi di seluruh wilayah Indonesia.

"Kita arahkan ke bangun embung, kemudian bangun sumur dangkal kemudian dam, parit. Selesai, persoalannya sederhana. Ada anggaran, kemudian ada pompa air, kami ada cadangan sampai sekarang masih ada 12 ribu dari 20 ribu cadangan," tutup dia.


(AHL)

KPK Hormati Putusan Sela Praperadilan Novanto

KPK Hormati Putusan Sela Praperadilan Novanto

14 hours Ago

KPK akan tetap menghadapi proses persidangan selanjutnya yang masuk dalam tahap pembuktian.

BERITA LAINNYA