Kasus Dwelling Time, IM Hanya Tersenyum

Githa Farahdina    •    Sabtu, 01 Aug 2015 21:27 WIB
suap di kemendag
Kasus Dwelling Time, IM Hanya Tersenyum
IM saat tiba di Polda Metro Jaya. Foto: MTVN/Githa

Metrotvnews.com, Jakarta: Salah satu tersangka kasus dwelling time (waktu bongkar muat) Pelabuhan Tanjung Priok, IM, sudah dibawa polisi ke Polda Metro Jaya.

Pantauan Metrotvnews.com, IM sampai di Polda pukul 21.00 WIB didampingi tiga penyidik. Sambil digiring, I langsung dibawa ke ruangan Direktorat Reserse Kriminal Khusus. 

IM hanya memperlihatkan senyum begitu turun dari minibus biru metalik. Belum ada satu pun penyidik yang bersuara mengenai penangkapan IM ini.

IM merupakan satu dari empat tersangka kasus dwelling time. IM diketahui menjabat Kasubdit Barang Modal Ditjen Perdagangan Luar Negeri.

"Tersangka yang di luar negeri hari ini akan kita datangkan," ujar Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Kombes M. Iqbal, saat ditemui Sabtu (1/8/2015) siang.

Dijelaskan Iqbal, pihaknya akan terus mendalami kasus ini. Tidak menutup kemungkinan bakal ada tersangka baru. "Proses penyidikan terus kita lakukan, tidak menutup kemungkinan (ada tersangka baru)," imbuhnya.

Saat ini, polisi tengah memeriksa saksi kunci kasus dwelling time berinisial L. Penyidik, kata Iqbal, butuh keterangan saksi L untuk pengembangan kasus. "Hari ini kita periksa L saksi kunci kasus dwelling time, dia perempuan dari eksternal," ungkapnya.

Polda Metro Jaya sudah menetapkan empat tersangka dalam dugaan suap izin dwelling time (waktu bongkar muat) di Kementerian Perdagangan. 

‎Keempat tersangka itu adalah MU (tenaga honorer di Ditjen Perdagangan Luar Negeri Kemendag), MK (orang yang diduga broker), IM (Kasubdit Barang Modal Ditjen Perdagangan Luar Negeri), dan PP (Dirjen Perdagangan Luar Negeri nonaktif Kemendag).

Keempat tersangka dijerat dengan Pasal 11, Pasal 12 huruf a, dan atau huruf b, dan Pasal 12B UU Nomor 20/2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. 

PP dan MU juga dijerat dengan ‎Pasal 3 dan Pasal 6 UU Nomor 15/2002 tentang Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) sebagaimana diubah dengan UU Nomor 25/2003 dan Pasal 3, 4, 5 UU nomor 8/2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan TPPU dan Pasal 5 ayat (2).‎


(UWA)

KPK Hormati Putusan Sela Praperadilan Novanto

KPK Hormati Putusan Sela Praperadilan Novanto

23 hours Ago

KPK akan tetap menghadapi proses persidangan selanjutnya yang masuk dalam tahap pembuktian.

BERITA LAINNYA