Produksi Blok Banyu Urip Sempat Terhenti

Annisa ayu artanti    •    Minggu, 02 Aug 2015 12:36 WIB
exxon mobil
Produksi Blok Banyu Urip Sempat Terhenti
Ilustrasi, Antara/Zabur Karuru

Metrotvnews.com, Jakarta: Terjadi kericuhan yang dilakukan oleh pekerja subkontraktor saat berkegiatan di lapangan produksi Banyu Urip, Cepu. Akibat kericuhan ini, produksi Blok ini bahkan sempat terhenti.

Vice President Public and Government Apffair ExxonMobil Indonesia, Erwin Maryoto mengatakan kericuhan yang terjadi Sabtu, 1 Agustus 201 kemarin dilakukan oleh sekuriti di area kerja EPC 1 Proyek Banyu Urip.

"Insiden terkait dengan sekuriti terjadi di area kerja EPC 1 Proyek Banyu Urip, 1 Agustus 2015," kata Erwin dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Minggu (2/8/2015).

Erwin menjelaskan insiden ini terjadi ketika jam makan siang, kemudian menyebabkan kerusakan pada bangunan dan kendaraan. Namun, Ia mengungkapkan penyebab insiden ini masih sedang tahap investigasi.

"Pekerja subkontraktor yang dipekerjakan melalui Tripatra-Samsung, kontraktor EPC 1, sedang meninggalkan area kerja tersebut sekitar jam makan siang ketika terjadi kericuhan yang menyebabkan kerusakan pada bangunan dan kendaraan. Tingkat kerusakan sedang dikaji. Penyebab insiden tersebut sedang diinvestigasi," kelas dia.

Akibat insiden ini, Ia menjelaskan, pekerjaan di area EPC 1 dan EPC 5 dihentikan dan produksi dari lokasi sekitar insiden dihentikan sementara sambil menunggu kajian-kajian selanjutnya.

"Produksi yang dihentikan tersebut akan dimulai kembali bila keadaan sudah aman untuk dilakukan," ucap dia.

Penghentian area tersebut disebutkannya untuk menjaga keselamatan dan keamanan pekerja. "Keselamatan dan keamanan pekerja dan fasilitas kami adalah prioritas utama kami," pungkas dia.

 


(SAW)