PRJ 2013 Dijanjikan Lebih Nyaman

- 14 Mei 2013 16:02 wib
MI/Rommy Pujianto/rj
MI/Rommy Pujianto/rj

Metrotvnews.com, Jakarta: Perhelatan Pekan Raya Jakarta (PRJ) 2013 bakal lebih nyaman dengan berbagai fasilitas untuk pengunjung. Satu di antaranya shuttle bus untuk antarjemput pengunjung.

"Akan ada 8 bus dengan kapasitas 60 penumpang dari IRTI Monas ke PRJ," janji General Manager Venue Operational PRJ Oki Setiawan saat kumpul media massa di Gedung Pusat Niaga PRJ, Jakarta, Selasa (14/5).

Bus-bus itu akan berangkat dari Monas sekali setiap 15 sampai dengan 30 menit. Ada pula empat bus kecil berkapasitas 20 orang yang menjemput pengunjung PRJ dari halte RS Mitra Kemayoran.

PT Jakarta International Expo pun bekerja sama dengan Mangga Dua Square untuk lokasi perparkiran pengunjung PRJ. Usai memarkir mobil, para pengunjung PRJ akan diantar dengan shuttle bus ukuran 20 orang ke arena PRJ.

Oki mengaku pengadaan shuttle bus dan tempat parkir alternatif itu bertujuan menghilangkan parkir liar serta kemacetan di luar arena PRJ. Menurut Oki, dua masalah itu berulang di ajang PRJ setiap tahun.

Para pengunjung lansia dan penyandang cacat juga diberikan tiket gratis. Caranya dengan menunjukkan Kartu Tanda Penduduk (KTP) di loket penukaran tiket.

"Tahun lalu cuma dua loket untuk lansia dan penyandang cacat. Tahun ini lebih banyak loketnya," imbuh Oki.

Hingga kini, jelas Oki, tercatat 2.000 peserta di PRJ 2013. Angka tersebut bertambah daripada tahun lalu.

Di perhelatan kali ini, Usaha Kecil dan Menengah (UKM) mendapatkan porsi besar. Mereka bakal menempati Hall B1, B2, B3, C1, D3, E, dan Gambir.

Di samping itu, unsur Betawi mewarnai seluruh stan. "Unsur betawi jangan hilang meskipun ajang ini sudah jadi ajang internasional," ucap Oki.

Kegiatan berlangsung pada 6 Juni sampai 7 Juli. Selain stan, acara juga dipenuhi berbagai lomba, antara lain lomba foto dan penulisan jurnalistik, Miss Jakarta Fair yang terbuka untuk umum, dan lomba media sosial.(San Yasdi)

()

Kunjungan Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo ke kampus ITB disambut aksi penolakan sejumlah mahasiswa…