Balap Motor

Jonathan Rea, Kesulitan di Honda Berbuah Manis di Kawasaki

Ahmad Garuda    •    Senin, 03 Aug 2015 12:23 WIB
balap motor
Jonathan Rea, Kesulitan di Honda Berbuah Manis di Kawasaki
Jonathan Rea dapat motor yang kompetitif, langsung tampil dominan di WSBK 2015. Dorna WSBK

Metrotvnews.com: Banyak pembalap yang menganggap bahwa Honda CBR1000RR adalah motor superbike yang paling lemot. Fakta ironisnya adalah adalah karena Honda RC213V di balap MotoGP justru sangat superior sejak tahun 2010.

Jonathan Rea adalah salah satu yang membangun karir balapnya di World Superbike Championship (WSBK) bersama Honda. Namun upayanya tidak pernah berbuah hasil titel juara dunia. Ia bahkan sudah melakukan segala cara untuk mewujudkan impian untuk juara dunia pakai Honda CBR1000RR.

Hingga akhirnya Ia pun mendapat tawaran dari Kawasaki Racing seiring dengan keputusan Loris Bas (pembalap Kawasaki 2014) untuk naik ke kelas MotoGP. Hasilnya Jonathan Rea langsung tampil dominan. Pada putaran ke -10 di Sirkuit Sepang, Malaysia pada Minggu 2 Agustus kemarin, Ia bahkan membukukan kemenangan ke-12-nya musim ini.

Artinya faktor motor juga punya peran yang cukup besar. Rea yang dibikin pusing mencari solusi cara terbaik membuat CBR1000RR jadi gampang dikendarai, justru menemukan Kawasaki ZX-10R punya performa yang luar biasa. Motor ini memang sudah kompetitif sejak tahun 2012, namun baru sukses meraih titel juara dunia bersama Tom Sykes di tahun 2013.

"Saya juga tidak tahu penyebab utamanya. Tapi yang jelas motor ini sangat gampang dikendarai dan di setup sesuai dengan keinginan. Terimakasih pada tim Kawasaki yang mewujudkan semua ini," bangga Rea.

Bisa dilihat dari semua performa yang dihadirkan Rea selama musim balap 2015 berlangsung, Ia tampil sangat konsisten mencetak lap tercepat di hampir semua sirkuit. Karakter berkendaranya tidak begitu agresif di awal balapan, namun konsistensi mencetak lap time mampu Ia lakukan hingga akhir balapan. Sehingga tak jarang momentum akhir balapan, mampu dimanfaatkan dengan baik.

Artinya manajemen penggunaan ban saat balapan benar-benar Ia perhatikan. Contoh paling nyata Ia buktikan di dua race WSBK Malaysia kemarin. Rea yang tertinggal 3 detik di race pertama mampu mengejar ketertinggalan dari Tom Sykes di 5 lap terakhir. Begitu juga di race 2. Tertinggal nyaris mencapai 3 detik dari Chaz Davies, Ia pun mampu mengejar di dua lap terakhir.

Sayangnya senggolan di lap terakhir, membuatnya harus menunggu satu putaran lagi untuk mengunci titel juara dunia. Minimal posisi finish yang harus Ia amankan adalah finish di urutan ke-10. Itu pun kalau Davies memenangi balapan. Jika Davies finish kedua, berarti tanpa balapan pun Rea bakal juara dunia di WSBK Jerez nanti.


(UDA)

Setnov Kirim Surat Tak Bisa Hadiri Sidang KTP-el

Setnov Kirim Surat Tak Bisa Hadiri Sidang KTP-el

3 minutes Ago

Setya Novanto tidak menghadiri sidang kasus korupsi KTP-el. Setnov mengirimkan surat tak bisa h…

BERITA LAINNYA