TKI yang Dituduh Menyihir Bebas dari Hukuman Mati

Tri Kurniawan    •    Senin, 03 Aug 2015 13:04 WIB
tki bermasalah
TKI yang Dituduh Menyihir Bebas dari Hukuman Mati
Antara Foto

Metrotvnews.com, Bogor: Tenaga kerja Indonesia Rika Mustikawati binti Pice bisa bernapas lega. Warga Bogor, Jawa Barat, yang bekerja di Kota Bisha, Arab Saudi, itu bebas dari hukuman mati.

Dewi Nurhandayani, 27, adik Rika, mendapat kabar bahwa kakaknya terancam hukuman mati lewat surat Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia, Direktorat Jenderal Protokol dan Konsuler pada 16 Oktober 2012. Rika dituduh menyihir majikannya.

“Isi suratnya itu dikatakan kalau kakak saya dituduh melakukan sihir terhadap majikannya,” kata Dewi di kediamannya di Jalan Ahmad Yunus Jembatan I, Kelurahan Sukaresmi, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor, Jawa Barat.

Kemudian pada 16 September 2012, majelis hakim Mahkamah Hukum Bisha menjatuhkan vonis hukuman mati terhadap Rika. Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Jeddah memberikan bantuan hukum dengan memberikan pengacara untuk melakukan proses banding.

“Selama sidang banding, kakak saya juga selalu memberi kabar dan bilang kalau dia tidak bersalah. Dan, benar, akhirnya saat sidang putusan kakak saya dinyatakan bebas,” tambah  Dewi.

Keluarga Rika pun merasa lega mendengar kabar kakaknya terbebas dari vonis hukuman mati. (pospertki)


(TRK)