OJK Kaji Peraturan Penertiban Perusahaan Nonaktif

Dian Ihsan Siregar    •    Senin, 03 Aug 2015 15:32 WIB
ojkemiten
OJK Kaji Peraturan Penertiban Perusahaan Nonaktif
Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal OJK Nurhaida (FOTO ANTARA/Yudhi Mahatma)

Metrotvnews.com, Jakarta: Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tengah mengkaji peraturan terkait penertiban perusahaan yang nonaktif. Dalam peraturan yang dikaji itu, nantinya perusahaan nonaktif tidak memiliki kewajiban untuk melaporkan data keuangannya.

"Memang ada perusahaan dalam kondisi tertentu tidak kasih laporan keuangan. Hal ini sedang kami bahas. Jadi perusahaan dalam kondisi apa tidak berikan laporan keuangan," kata Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal OJK Nurhaida, ditemui di Ggedung Menara Merdeka, Jakarta, Senin (3/8/2015).

‎Menurut Nurhaida, ada beberapa emiten yang sangat susah dihubungi, karena sudah tidak beroperasi. Bahkan, ada emiten yang sudah OJK kirimkan surat, namun surat tersebut tidak sampai karena alamat yang bersangkutan tidak sesuai.

"Kita sampaikan surat, balik lagi surat itu. Alamatnya tidak dikenal. Ini kita sedang rinci pembahasannya seperti apa dan syaratnya. Perusahaan tidak aktif bahkan investornya tidak ada atau tidak pernah trading," tegas dia.

Ia menjelaskan, pihaknya sendiri sudah melakukan pengecekan ke lapangan terkait perusahaan nonaktif tersebut. "Perusahaan tidak ada. Mau denda ke siapa? Kita datang ke lapangan, benar ada atau tidak. Jumlahnya di bawah 20. Target selesaikan peraturan secepatnya,"‎ pungkas dia.



(ABD)