Siswa Meninggal saat MOS, Polisi Periksa Kepala Sekolah

Golda Eksa    •    Senin, 03 Aug 2015 17:09 WIB
masa orientasi sekolah
Siswa Meninggal saat MOS, Polisi Periksa Kepala Sekolah
Keluarga menujukan foto semasa hidup Evan Christoper Situmorang yang meninggal usai mengikuti masa orientasi siswa di SMP Flora, Pondok Ungu, Bekasi, Jawa Barat. (Foto: Antara/Risky Andrianto)

Metrotvnews.com, Jakarta: Penyidik Satuan Reserse Kriminal Polres Kota Bekasi memeriksa 5 saksi terkait kasus Evan Christoper Situmorang, 12. Siswa SMP Flora, Bekasi, Jawa Barat, itu diduga tewas setelah mengikuti masa orientasi siswa (MOS). Selain panita, polisi juga memeriksa kepala sekolah.
 
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Mohammad Iqbal mengatakan, penyidik masih mendalami penyebab kematian dan mencari bukti kemungkinan adanya pelanggaran pidana. "Kalau ada unsur pidana, hukum kita tegakkan. Sementara ini belum ada bukti yang mengarah ke sana karena masih dilakukan penyelidikan," kata Iqbal di Mapolda Metro Jaya, Jalan Jenderal Sudirman, Senin (3/8/2015).
 
Keterangan yang disampaikan saksi akan menjadi alat bukti untuk mendukung materi penyelidikan perkara. Informasi tersebut rencananya disinkronisasikan dengan kondisi kesehatan korban pascakegiatan MOS.
 
Iqbal menambahkan, Polda Metro Jaya mengimbau seluruh sekolah di wilayah Jakarta, Depok, Tangerang, dan Bekasi, lebih menekankan kegiatan edukasi terkait pengenalan lingkungan sekolah ketimbang fisik. Sejatinya setiap pelajar wajib dibekali intelegensi yang tinggi serta pemahaman moralitas. Pelatihan fisik hanya boleh dilakukan dengan tema kegiatan.
 
"Panitia MOS kami minta untuk memperhatikan dan memeriksa fisik kesehatan tiap siswa atau mahasiswa. Jangan sampai ada hal yang seperti ini lagi," terang dia.
 
Dua pekan usai mengikuti MOS kondisi kesehatan Evan menurun, kakinya terlihat membiru. Pada Kamis 28 Juli, Evan mengalami kejang-kejang dan akhirnya meninggal.


(FZN)