Cegah Gesekan, Polisi Bakal Patroli ke Pangkalan Ojek

LB Ciputri Hutabarat    •    Senin, 03 Aug 2015 17:28 WIB
gojek
Cegah Gesekan, Polisi Bakal Patroli ke Pangkalan Ojek
Kabid Humas Polda Metro Jaya, M. Iqbal--Metrotvnews.com/LB Ciputri Hutabarat

Metrotvnews.com, Jakarta: Polisi akan gencar melakukan patroli ke titik rawan di sejumlah pangkalan ojek. Patroli buat mencegah gesekan antara driver Go-Jek dan ojek konvensional.

"Pak Kapolda menyampaikan agar mengantisipasi di titik-titik rawan di pangkalan-pangkalan ojek di jalan. Kita memperkuat patroli, penyuluhan, dan kita menjaga titik-titik rawan itu," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes M Iqbal, Senin (3/82015).

Kedua, lanjutnya, Pak Dirlantas sudah dan mungkin akan disampaikan dengan instansi terkait atau stakeholder, seperti Dishub dan semuanya agar masalah Go-Jek bisa terakomodasi, juga Taxi Uber.

"Setiap Senin, Pak kapolda rapat untuk menganalisa situasi keamanan dan ketertiban di wilyah hukum Polda Metro. Beliau memerintahkan Kapolres dan Dirlantas mengantisipasi gangguan keamanan. Sudah terjadi indikasi gangguan keamanan, sementara ini motifnya cemburu, ada pelanggan diambil dan segalanya," terangnya.

Sebelumnya seorang driver Go-Jek wanita dipukuli tukang ojek pangkalan di kawasan Buncit Raya, Jakarta Selatan, Jumat 24 Juli 2015. Polsek Pancoran membenarkan pemukulan tersebut.

"Terkait informasi dan foto yang tersebar di sosmed, yang memuat ibu Go-Jek korban pemukulan, di Buncit itu benar," kata Humas Polsek Pancoran, Jakarta Selatan, Bripka Rubiyanto.

Rubiyanto menuturkan, Jumat siang pukul 10.30 WIB, driver Go-Jek wanita bernama Istiqamah mendapatkan penganiayaan ringan dari tukang ojek pangkalan Bambang, dengan memukul kepala di bagian belakang. Pemukulan terjadi di kawasan pangkalan ojek Kantor Imigrasi Jakarta Selatan, Jalan Buncit Raya.

Awal mula terjadi penganiayaan tersebut, kata Rubiyanto, Istiqamah baru saja mengantarkan penumpang di kawasan Buncit. Saat hendak pergi, tiba-tiba seorang calon penumpang memberhentikan Istiqamah untuk menggunakan jasanya. Namun dia menolak karena mau pulang alias tak berdinas lagi.

"Tapi calon penumpang tersebut tetap memaksa dan langsung mengambil helm yang digunakan untuk penumpang. Di saat ibu Istiqamah hendak jalan, tiba-tiba dihadang Bambang," terang Rubiyanto.

Istiqamah dan Bambang adu mulut. Tak lama, bogem Bambang melayang ke arah bagian belakang kepala Istiqamah. Beruntung, perempuan itu masih mengenakan helm. Tidak terima, Istiqamah melaporkan Bambang ke Mapolsek Metro Pancoran. Belakangan perkara itu selesai. Istiqamah dan Bambang sepakat berdamai.

Istiqamah tidak membuat laporan atas peristiwa yang menimpanya. Sehingga perkara Jumat siang tersebut dinyatakan selesai dan tak berlanjut ke proses penyelesaian secara hukum konvensional lainnya.

Rubiyanto menegaskan, Istiqamah tidak mengalami luka akibat penganiayaan yang dialaminya seperti foto driver Go-Jek yang beredar di sosial media seperti di Twitter dan Facebook.


(YDH)