Kasus Korupsi bakal Pengaruhi Suara PKS dan Demokrat

- 15 Mei 2013 15:25 wib
ILUSTRASI--Dok.MI/rj
ILUSTRASI--Dok.MI/rj

Metrotvnews.com, Jakarta: Elektabilitas Partai Demokrat dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) akan terus menurun pada Pemilu 2014 mendatang.

Prediksi tersebut setelah Lembaga Pemilih Indonesia (LPI) meluncurkan hasil analisis tentang Volatilitas Pemilih dan Pergeseran Partai dan Bangkitnya Partai Menengah Baru pada pemilu 2014.

"PKS kalau menanjak enggak mungkin. Tapi menurun sehingga menjadi partai gurem mungkin," kata Direktur LPI Boni Hargens dalam rilis hasil kajiannya di Jakarta, Rabu (15/5).

Faktor utama yang membuat suara PKS menurun, kata Boni, akibat sejumlah kasus korupsi yang menimpa elit partainya baru-baru ini. "PKS jelas akan mengalami penurunan suara di 2014. PKS dihajar habis-habisan oleh kasus impor daging sapi," tukasnya.

Namun demikian, PKS diprediksi tetap masuk ke dalam parlemen karena tetap memenuhi kuota ambang batas parlemen (parliamentary threshold). "Dengan partai kader atau partai ideologi, kami tetap optimistis tetap memperoleh suara 5%," kata Boni.

Partai Demokrat juga akan mengalami nasib serupa. Pasalnya, partai yang dipimpin Susilo Bambang Yudhoyono itu terus mengalami kemerosotan suara yang cukup tajam.

Sejak 9 tahun terakhir, Demokrat sering dikritik karena ada kasus korupsi politik dan kualitas Pemerintahan SBY yang dinilai mengecewakan.

"Terutama bagi pemilih volatile (migrasi pemilih) yang memberi kontribusi terbesar pada pemilu 2004 dan 2009 untuk Partai Demokrat. Akibatnya, 2014 nanti partai ini dihukum pemilih. Akan terjadi arus migrasi besar-besaran ke partai lain," ujar Boni.

Umumnya, imbuh Boni, pemilih partai Demokrat akan berpindah ke partai baru dan partai tengah lama. "Kalau saya menduga posisi partai Demokrat akan digantikan oleh Partai Gerindra. Dan akan merosot suaranya pada kisaran 20,85-13,4%, atau 20,85%-10,4% atau 7,45-10,45%," kata Boni.

Angka terendah bagi Partai Demokrat, diprediksi berada di bawah 10%. "Atau paling rendah 7,45% pada pemilu 2014 mendatang," katanya.

()

ANT/M Agung Rajasa

DPW masih Tunggu Jawaban DPP PPP

17 April 2014 22:50 wib

SURAT yang ditujukan bagi Suryadharma tidak sedikitpun mengindikasikan gerakan makar.