Harga Emas Perlahan Memudar

Dian Ihsan Siregar    •    Selasa, 04 Aug 2015 11:30 WIB
emas
Harga Emas Perlahan Memudar
Ilustrasi emas. AFP PHOTO

Metrotvnews.com, Jakarta: ForexTime Ltd (FXTM) mengungkapkan harga emas diprediksi masih akan jatuh ke posisi USD1.000 per troy ounce, dari posisi harga emas saat ini USD1.100 per troy ounce.

"‎Harga psikologis emas USD1.100 sudah ditembus‎, emas itu sudah masuk situasi harga yang lebih rendah, pergerakannya pun bisa ke level USD1.000 per troy ounce," ‎ujar Chief Marke‎t Analyst ForexTime Ltd (FXTM) Jameel Ahmad‎ kepada Metrotvnews.com, Selasa (4/8/2015).

Pelemahan harga emas, menurut Jameel, diakibatkan menguatnya dolar AS (USD) dan melambatnya ekonomi Tiongkok. Perlambatan ekonomi Tiongkok ini memang tidak hanya menggerus harga emas saja, namun juga komoditas lainnya seperti tembaga, perak, timah, dan minyak mentah.

"Jadi seluruh komoditaslah (melemah), secara umum semua mengalami tekanan. Jadi seperti harga emas, tembaga, timah minyak mentah akan tetap rendah," tutur dia.

Jika dalam enam bulan ke depan, negara-negara berkembang masih melihat pelemahan di negeri tersebut, maka harga komoditas bakal turun kembali.

"Sangat besar dampaknya dari Tiongkok karena negara itu jika merupakan importir minyak di dunia, memang ada korelasi yang kuat dengan harga komoditas. Dia juga mitra dagang Indonesia.‎ Nampaknya minyak mintah dampaknya juga akan panjang, mungkin akan membaik sedikit," pungkas dia.‎‎


(AHL)