20 Rekening Terlacak Selewengkan KJP

Wanda Indana    •    Selasa, 04 Aug 2015 13:56 WIB
kjp
20 Rekening Terlacak Selewengkan KJP
Pelajar menunjukan Kartu Jakarta Pintar (Antara/Vitalis Yogi)

Metrotvnews.com, Jakarta: Bank DKI berhasil melacak 20 rekening yang terbukti menyalahgunakan Kartu Jakarta Pintar (KJP). Selain untuk karaoke, KJP digunakan untuk membeli bensin, emas, kosmetik, dan peralatan rumah tangga.
 
Bank DKI belum mau membuka pemilik 20 rekening di atas. Yang pasti, mereka menyalahgunakan KJP.
 
"Kami terus lacak. Baru terlacak 20 pengguna yang terindikasi menyalahgunakan dana KJP," kata Corporate Secretary Bank DKI Zulfarsah di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Selasa (4/8/2015).
 
Ia mengimbau, pusat perbelanjaan tidak menerima transaksi pembayaran nonpendidikan menggunakan kartu ATM Bank DKI berlogo KJP.  Menurut Zulfarsah, hampir semua pusat perbelanjaan memiliki fasilitas mesin electronic data capture (EDC) yang dapat memproses transaksi elektronik.
 
"Semua itu ATM yang dikeluarkan Bank DKI. Tapi antara kartu KJP dan yang non-KJP secara tampilan berbeda. Jadi sebaiknya kalau ada yang membawa kartu berlogo KJP tidak usah dilayani, kecuali beli keperluan pendidikan seperti tas buku dan peralatan sekolah lainnya," ujarnya.
 
"Untuk orang tua yang anaknya dapat KJP, belanjakanlah untuk kebutuhan sekolah. Di catatan sistem ada yang pakai untuk beli emas, kosmetik dan karaoke," kata Gubernur Provinsi DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama melalui akun twitternya @basuki_btp, Selasa (4/8/2015).
 
Dalam cuitnya, Ahok mengancam mencabut KJP peserta yang terdeteksi dipergunakan untuk kegiatan di luar keperluan sekolah. "Kita akan cabut KJP peserta jika dipergunakan untuk kegiatan di luar keperluan sekolah. Semua terdeteksi dari sistem Bank DKI," terangnya.


(FZN)