Jokowi Minta Hunian Liar di Kolong Tol Ditertibkan

- 16 Mei 2013 07:44 wib
MI/Ramdani/bo
MI/Ramdani/bo

Metrotvnews.com, Jakarta: Masih ingat hunian kumuh di kolong tol di Jembatan Tiga, Bandengan, Jakarta Utara yang telah ditertibkan beberapa kali tahun lalu? Kini kondisinya mulai ramai dihuni kembali. Ada belasan bangunan semipermanen yang kini telah berdiri.

Hal itu memicu kekhawatiran akan keselamatan pengguna jalan tol. Sebab bila terjadi kebakaran di kawasan itu, akan membahayakan struktur bangunan tol.

Karena itulah, Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo menugaskan Kepala Satpol PP DKI Kukuh Hadi Santoso dan Kepala Dinas Pekerjaan Umum DKI Rudi Manggas Siahaan untuk segera berkoordinasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan pengelola Jakarta Intra Urbans Toll (JIUT) untuk menertibkan hunian liar di kolong tol di Jembatan Tiga, Bandengan, Jakarta Utara.

"Hunian liar itu harus segera ditertibkan. Saya minta Satpol PP, Dinas PU DKI, dan aparatnya di wilayah Jakarta Utara, camat, lurah mengambil inisiatif untuk sosialisasi kepada warga yang menetap di sana. Tinggal di kolong tol itu sangat tidak nyaman, membahayakan diri sendiri, keluarga, dan masyarakat pengguna jalan tol bila terjadi kebakaran," ujar Joko Widodo yang akrab disapa Jokowi di Balai Kota, Rabu (15/5).

Mantan Wali Kota Solo itu menambahkan bila area hunian kolong tol JIUT dimungkinkan dapat dibangun jalan, untuk menambah optimalisasi jalan arteri, Pemprov DKI sangat setuju.

"Saya minta Kepala Dinas PU DKI Rudi Manggas Siahaan untuk memimpin berkoordinasi dengan Kementeriaan Pekerjaan Umum, dan pengelola tol JIUT. Intinya kita merespon pembangunan jalan di area kolong tol kalau hal itu dimungkinkan," tambah Jokowi

Rudi Manggas Siahaan usai rapat kerja dengan Komisi D (Bidang Pembangunan) DPRD DKI mengatakan dia belum tahu persis kondisi hunian kolong tol dan pemanfaatan area untuk dibangun jalan.

"Area kolong tol itu kan kewenangannya ada di Kementerian Pekerjaan Umum dan pengelola tol. Ya kita mesti kulonuwun dulu, berkoordinasi apakah bisa arena kolong tol bisa dibuat jalan untuk menambah jalan alteri. Tetapi intinya, kita siap untuk berkoordinasi," ujar Rudi. (Raja Suhud)

()

Puluhan Orang Desak Rapimnas PPP Bubar

20 April 2014 00:10 wib

MASSA yang menggunakan helm itu langsung merangsek masuk ke lantai tiga kantor DPP PPP tempat Rapimnas…