SK Pemecatan Retno Cacat Prosedural

Damar Iradat    •    Selasa, 04 Aug 2015 17:06 WIB
pendidikan
SK Pemecatan Retno Cacat Prosedural
Mantan Kepala SMAN 3 Jakarta Retno Listyarti (kedua dari kiri) didampingi kuasa hukumnya,--Foto: MTVN/Damar Iradat

Metrotvnews.com, Jakarta: Kuasa hukum Retno Listyarti, Handika Febrian dan Muhammad Isnur, mengatakan Surat Keputusan (SK) pencopotan kliennya cacat hukum. Sebelumnya, Retno menjabat sebagai Kepala Sekolah SMAN 3 Jakarta.

Ada dua pokok soal yang menjadi kesalahan Kepala Dinas Pendidikan DKI Arie Budhiman dalam penerbitan SK tersebut. Salah satunya adalah mencampuradukkan kewenangannya sebagai kepala dinas.

"Ada dua pokok mendasar. Pertama, kita sudah upayakan ke Gubernur DKI (Basuki Tjahaja Purnama) ajukan gugatan. Tapi, Kadis tidak bergeming, maka kita ke PTUN," terang Handika di PTUN Jakarta, Jalan Sentra Timur, Cakung, Jakarta Timur, Selasa (4/8/2015).

Kedua, kata dia, Kadis mencampuradukkan kewenangan dalam mengeluarkan SK. "Dia tak menggunakan Permendiknas Nomor 28 Tahun 2010, malah yang digunakan PP Nomor 53 Tahun 2010, tentang disiplin pegawai negeri," sambungnya.

PP Nomor 53/2010 sebetulnya bisa saja digunakan untuk memecat pegawai negeri sipil (PNS) bandel. Namun, itu baru bisa dijatuhkan sanksi jika 5 hari berturut-turut tidak berada di kantornya.

Selain itu, Kadisdik dikhawatirkan melanggar hak konstitusional warga, khususnya kebebasan berorganisasi. Pasalnya, salah satu alasan pencopotan Retno, karena dia dianggap terlalu aktif sebagai Sekjen Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI).

"Ini kebebasan berorganisasi. Kadis saat mengeluarkan SK, bu Retno tidak boleh jadi anggota FSGI," papar dia.

Pengacara Retno lainnya, Muhammad Isnur mengatakan, jika SK pencopotan terhadap Retno cacat secara prosedural. "Secara prosedur tanpa prosedur yang benar. Cacat substansi, dalam judul pemberhentian dan pemindahan tapi dalam SK hanya berhenti saja," bebernya.

Ia menambahkan, "Dalam SK ada kutipan tak tepat juga. Dia tidak cermat dan tak penuhi asas kepastian hukum. Kami yakin gugatan kami diterima," tutup Isnur.

Retno dicopot dari jabatannya setelah ketahuan keluyuran saat murid SMA 3 tengah Ujian Nasional Mei 2015. Ahok geram dan menginstruksikan Arie mencopot Retno.

Arie mendepak Retno lewat SK Nomor 355 tahun 2015 Pemindahan dan Pemberhentian Dalam dan Dari Jabatan PNS Daerah yang Diberi Tugas Tambahan Sebagai Kepala Sekolah SMAN 3 Jakarta di Lingkup Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta atas nama Retno Listyarti pada tanggal 7 Mei 2015.


(MBM)