Dirut BPJS Kesehatan: Kita Siap Fasilitasi Program Syariah

M Rodhi Aulia    •    Selasa, 04 Aug 2015 17:49 WIB
bpjs kesehatan
Dirut BPJS Kesehatan: Kita Siap Fasilitasi Program Syariah
Dirut BPJS Kesehatan Fahmi Idris. Foto: M Rodhi Aulia/Metrotvnews.com

Metrotvnews.com, Jakarta: Direktur Utama Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Fahmi Idris mengaku, pihaknya siap memberlakukan program Jaminan Kesehatan Nasional sesuai nilai-nilai syariat Islam. Dia menyiapkan konsep tersebut untuk masyarakat yang ingin BPJS sesuai syariah.

"Program sesuai nilai-nilai syariah, kita siap memfasilitasi kalau nanti regulasinya siap untuk itu agar masyarakat yang memilih program sesuai dengan syariat," kata Fahmi dalam konferensi pers di Menara Merdeka, Jalan Budi Kemuliaan I, Jakarta Pusat, Selasa (4/8/2015).

Fahmi menegaskan, program itu seperti memberikan form khusus syariah bagi masyarakat yang ingin menjadi peserta BPJS Kesehatan. Namun hal itu, tidak diberlakukan untuk semua kalangan. Mengingat Indonesia terdiri dari masyarakat yang beragam.

"Jangan dipukul rata, bahwa masyarakat harus ikut ini. Tentu kita bicara NKRI, tidak semuanya," tukas Fachmi.

Kesiapan untuk itu, setelah Fahmi bersama jajaran direksinya melakukan pertemuan dengan sejumlah instansi terkait pagi ini. Instansi itu adalah BPJS Kesehatan, Majelis Ulama Indonesia (MUI), Dewan Jaminan Sosial Nasional, Kementerian Keuangan, Kementerian Kesehatan dan Otoritas Jasa Keuangan.

Semua pihak sepakat membentuk tim bersama untuk melakukan kajian lebih lanjut untuk menyempurnakan program BPJS Kesehatan yang sesuai syariah. Di antaranya menyesuaikan program syariah dengan peraturan-peraturan yang terkait. Tim bersama ini akan mulai bekerja besok, 5 Agutus.

Sebelumnya, ramai diberitakan bahwa Komisi Fatwa MUI mengeluarkan fatwa terkait haramnya program BPJS tersebut. Namun, Anggota Komisi Fatwa MUI Jaih Mubarak membantah hal itu. BPJS Kesehatan, kata dia, hanya tidak sesuai dengan nilai-nilai syariah. Seperti adanya gharar, maisir dan riba.

"Kalau suatu waktu, tiga halnya dihilangkan, maka dengan sendirinya sesuai syariah," kata Jaih.


(KRI)

KPK Bakal Pelajari Pernyataan Miryam

KPK Bakal Pelajari Pernyataan Miryam

1 day Ago

Miryam S. Haryani yang menyebut ada pertemuan anggota Komisi III DPR dengan pejabat KPK setingk…

BERITA LAINNYA