Gubernur BI: UU OJK Sudah Sesuai Amanat UU BI

Suci Sedya Utami    •    Selasa, 04 Aug 2015 17:51 WIB
ojkbank indonesia
Gubernur BI: UU OJK Sudah Sesuai Amanat UU BI
Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo (ANTARA FOTO/Andika Wahyu)

Metrotvnews.com, Jakarta: Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus DW Martowardojo menilai Undang-Undang (UU) Otoritas Jasa Keuangan (OJK) merupakan sebuah kelengkapan hukum yang sudah sesuai ketentuan dan sesuai dengan amanat dari UU BI.

Pernyataan Agus ini sejalan dengan putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang menolak gugatan Tim Pembela Kedaulatan Ekonomi Bangsa (TPKEB) atas UU OJK Nomor 21 Tahun 2011. Dalam hal ini, Agus menyambut baik segala keputusan yang diambil oleh MK, mengingat pembahasan UU OJK sudah melalui proses yang panjang di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).

"Kami yakin UU OJK sudah baik dan itu adalah amanat dari UU BI tahun 1999," kata Agus, di Kompleks Perkantoran BI, Jakarta Pusat, Selasa (4/8/2015).

Agus mengklaim, meski kewenangan pengawasan perbankan sudah berada di bawah OJK namun koordinasi antara OJK dengan BI terus berjalan dengan baik. Apalagi, BI telah menjalankan wewenang sesuai dengan kapasitas sebagai regulator yang berada di sisi moneter.

"Jadi kebijakan otoritas moneter pasti tidak lepas baik dengan sektor perbankan, sektor Industri Keuangan Non Bank (IKNB), maupun sektor pasar modal. Tetapi yang paling utama adalah perbankan," jelas dia.

Sekadar diketahui, sebelumnya MK telah menolak gugatan mengenai pembubaran OJK dikarenakan dalil yang digunakan pemohon tidak memiliki alasan yang kuat. Keputusan MK menolak gugatan diungkapkan Hakim Ketua MK Arief Hidayat, dalam sebuah sidang, di Gedung MK, Jakarta, Selasa 4 Agustus. "Dalil pemohon tidak beralasan menurut hukum," kata Arief membacakan putusan.



(ABD)