Potensi Kericuhan Muktamar NU Tercium Kembali

Cahya Mulyana    •    Selasa, 04 Aug 2015 18:25 WIB
muktamar nahdlatul ulama
Potensi Kericuhan Muktamar NU Tercium Kembali
Muktamar ke-33 Nahdlatul Ulama di Jombang,--Foto: Antara/Zabur Karuru

Metrotvnews.com, Jombang: Pandangan umum Laporan Pertanggungjawaban Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) periode 2010-2015 berpotensi timbulkan kericuhan kembali. Itu dikuatkan dengan pemasangan pagar besi setinggi 1,5 meter mengelilingi meja pimpinan sidang.

Agenda tersebut akan diisi dengan penilaian atas LPJ PBNU dari 33 Pengurus Wilayah dan Pengurus Cabang NU (PWNU dan PCNU). Kemudian pembahasan yang akan dilaksanakan pada Pleno II diperkirakan seperti sidang komisi organisasi yang didalamnya membahas sistem Ahlul Halli wal Aqdi (Ahwa) yang diwarnai ratusan interupsi dengan letupan emosi seperti mengejek pihak berseberangan.

"Pagar besi ini sepertinya begitu mas untuk mengamankan sidang pleno," ungkap panitia yang memasang pagar besi, di Alun-alun Jombang, Jawa Timur, Selasa (4/8/2015).

Tak hanya itu, diduga pagar besi yang semula tempat pagar manusia dari Barisan Serbaguna (Banser) itu dipasang untuk kemanan pada agenda pemilihan Rais Aam dan juga Ketua Umum PBNU periode 2015-2020 yang diperkirakan berlangsung sengit pada Rabu (5/8) besok. 

Menurut informasi, tidak kurang 10 orang yang digadang-gadang akan mencalonkan diri sebagai Rais Aam. Sementara untuk calon Ketum PBNU kurang lebih ada lima calon yang akan berkontestasi.


(MBM)