KPK Tetapkan Bupati Bener Meriah sebagai Tersangka

Meilikhah    •    Selasa, 04 Aug 2015 18:55 WIB
kasus korupsi
KPK Tetapkan Bupati Bener Meriah sebagai Tersangka
Pelaksana Tugas Pimpinan KPK Johan Budi SP----MI/Rommy Pujianto

Metrotvnews.com, Jakarta: Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Bupati Bener Meriah, Ruslan Abdul Ghani sebagai tersangka. Ruslan ditetapkan dalam pengembangan dugaan korupsi pembangunan Dermaga BPKS Sabang 2011.

"Berkaitan dengan pengembangan perkara tindak pidana korupsi pembangunan dermaga BPKS Sabang di 2011, setelah melakukan gelar perkara kemudian disimpulkan penyidik menemukan alat bukti permulaan yang kemudian disimpulkan diduga dilakukan RAG (Ruslan Abdul Ghani)," ujar Plt pimpinan KPK, Johan Budi SP kepada wartawan di gedung KPK, Jakarta Selatan, Selasa (4/8/2015).

Johan menjelaskan, Ruslan adalah mantan Kepala Badan Pengusahaan Kawasan Sabang 2010-2011. Ruslan diduga menggelembungkan anggaran proyek (mark up) melalui penunjukan langsung penggarap proyek. Perbuatan Ruslan mengakibatkan negara mengalami kerugian sebesar Rp116 miliar.

Atas perbuatannya, KPK menjerat Ruslan dengan Pasal 2 Ayat 1 atau Pasal 3 Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan Undang-undang Nomor 20 Tahun 2001 Jo. Pasal 55 Ayat 1 ke-1 KUHP Jo. Pasal 65 Ayat 1 KUHP.


(TII)