Kompolnas: Labora Sitorus tidak Bisa Dipidanakan

- 16 Mei 2013 17:50 wib
Labora Sitorus -- MI/Marcelius Kelen
Labora Sitorus -- MI/Marcelius Kelen

Metrotvnews.com, Jakarta: Aiptu Labora Sitorus, pemilik rekening gendut, dinilai tidak bisa dipidanakan. Soalnya, uang yang didapat tersebut tidak menyimpang dari PP Nomor 2 Tahun 2003 tentang Disiplin Anggota Polri.

Demikian pernyataan Komisioner Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) M Nasser saat ditemui di Polda Metro Jaya, Kamis (16/5). "Kita juga harus fair dong karena dalam Polri (PP 2/2003) tidak melarang keluarga untuk berbisnis," katanya.

Menurut Nasser, sebelum dilakukan penindakan lebih jauh penyidik harus mampu melihat persoalan dari dua sisi yakni disiplin dan hukum. Disiplin terkait penilaian status bisnis dan hukum yang menitikberatkan pada persoalan pelanggaran.

Setelah menilik kasus demikian, lanjut dia, Kompolnas berencana mengajukan revisi PP tersebut. Agar tidak terjadi salah tafsir, ada beberapa hal yang perlu diubah dan ditambah dalam regulasi itu.

"Banyak yang harus diubah seperti kewajiban dan larangan. Ada juga yang harus dimasukkan persoalan teknologi dan hak asasi manusia. Itu sudah kami usulkan kepada asisten-asisten Kapolri," ucap Nasser.

Diketahui, Labora yang merupakan anggota Polda Papua dan berdinas di Polres Sorong, Papua Barat, kedapatan memiliki uang hingga Rp900 miliar yang disimpan di sejumlah rekening.

Sesuai laporan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), selama lima tahun transaksi keuangan yang dilakukan bintara Polri itu mencapai Rp1,5 triliun. Uang tersebut diduga bersumber dari kasus penyelundupan kayu dan penimbunan ribuan ton bahan bakar minyak. (Golda Eksa)

()

Meski nama-nama cawapres itu sudah mengerucut menjadi tiga, Jokowi masih enggan menyebut nama-nama mereka.