Geng Motor, Polri Desak Orang Tua Awasi Ketat Anak Pemotor

- 16 Mei 2013 18:45 wib
Ilustrasi -- ANTARA/Noverandika
Ilustrasi -- ANTARA/Noverandika

Metrotvnews.com, Jakarta: Kepolisian RI meminta para orang tua untuk intensif melakukan pengawasan kepada anaknya yang menggunakan sepeda motor. Itu merupakan bentuk tanggung jawab atas pemberian kendaraan itu kepada sang anak. Jika tidak, sang anak terancam menjadi anggota geng motor.

"Kita imbau para orangtua hendaknya apabila memberikan kepercayaan kepada anaknya (berupa) sepeda motor diiringi dengan upaya pengawasan anak remajanya itu," ucap Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Hubungan Masyarakat (Humas) Polri, Brigjen Boy Rafli Amar, di Jakarta, Kamis (16/5).

Menurutnya, kasus geng motor XTC pimpinan Klewang alias Anto Klewang alias Mardijo, di Pekanbaru, Riau, adalah peringatan bagi para orang tua itu. Klewang merekrut sejumlah anak muda berumur 16, 18, 22 yang bermotor untuk melakukan serangkaian aksi kriminal, seperti pemerkosaan, perampokan, dan penganiayaan. Dia muncul sebagai pemimpin yang disegani remaja yang masih labil.

"(Geng) ini dikendalikan orang-orang senior. Tapi tanpa disadari, remaja dimanfaatkan oleh yang tua, demi tujuan mereka. Bisa juga dimanfaatkan untuk (bisnis) narkoba dan kejahatan lainnya, dengan dalih sekedar hobi, kumpul-kumpul," terang Boy.

Boy melanjutkan, kasus di Pekanbaru ini merupakan refleksi bahwa banyak remaja yang gampang tergoda untuk ikut menjadi anggotanya. Alasannya sederhana, eksistensi diri yang diraih dari hasil ikut arus. "Jangan sampai anak remajanya terjerumus ke ranah kriminal, berkumpul dengan geng motor. Karena ini sudah seperti mewabah, lifestyle remaja," ungkapnya.

Walau begitu, ia mengisyaratkan bahwa kepolisian tak bisa serta merta memberangus geng atau kelompok pemotor yang makin mewabah itu. Katanya, selama belum ada pelanggaran hukum yang dilakukan, polisi hanya bisa melakukan upaya pencegahan.

"Kalau belum melanggar, kita lakukan kegiatan persuasif, mengajak supaya enggak melanggar aturan, dalam bentuk apapun. Geng motor  cuma salah satu bentuk potensi (kejahatan)," tandas Boy. (Arif Hulwan)

()

MI/Immanuel Antonius

PPP Kaji Ulang Koalisi dengan Gerindra

20 April 2014 07:21 wib

HASIL Rapimnas I PPP yang sempat ricuh belum memutuskan akan berkoalisi dengan partai politik lainnya.