Test Ride

Test Ride Suzuki Satria F115 Young Star, Cocok buat Anak Muda

Ainto Harry Budiawan    •    Rabu, 05 Aug 2015 11:46 WIB
test ride
<i>Test Ride</i> Suzuki Satria F115 Young Star, Cocok buat Anak Muda
Suzuki Satria F115 Young Star, cocok untuk anak muda. MTVN / A. Harry Budiawan

Metrotvnews.com, Jakarta: Jagoan paling baru dari PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) 2W adalah Satria F115 Young Star. Motor ini adalah underbone dengan model ayam jago seperti kakaknya Satria F150, dengan menyasar anak-anak muda.

Pada sesi first ride yang telah diulas beberapa hari lalu, kesan motor ini terasa imut. Posisi setang dan riding position identik dengan saudara tuanya, Satria F150. Bedanya motor ini dibuat lebih ringkas dan harga lebih terjangkau.

Pada area setang terdapat panel indikator tipe analog dengan background putih, penunjuk kecepatan memakan porsi besar di sisi kanan, sedang penunjuk bensin berada di sebelah kirinya.

Selain itu terdapat pula lampu indikator FI, lampu indikator top gear, indikator perseneling netral, indikator lampu sein dan indikator lampu jauh. Sayang tidak ada indikator posisi perseneling dan nyala lampu Netral saat siang kurang jelas.

O iya, rumah kunci masih pakai model biasa tanpa pengaman magnet. Suara mesin garing terdengar dari ujung knalpot, masukkan perseneling satu tanpa harus tarik tuas kopling, dan mudah diinjak alias tidak keras.

Handling yang ditawarkan sangat cocok untuk wilayah dengan jalanan padat. Bodi ramping, setang sempit, memudahkan menyelip diantara kepadatan kendaraan pada jam sibuk. Kestabilan motor pun cukup baik saat dipakai menikung.

Yang terasa istimewa adalah rem khususnya rem belakang. Meski hanya model tromol, nyatanya rem belakang terasa sangat menggigit.

Suspensi teleskopik di depan ayunannya terasa agak kaku dan terlihat agak kurus. Sedang yang belakang model suspensi ganda layaknya motor bebek, justru terasa pas untuk rider tinggi 172 cm dan bobot 64 kg.

Mengenai performa, motor ini punya kekuatan diputaran menengah hingga atas. Mesin seolah tidak kehabisan nafas untuk terus merespon buka-tutup gas pengendara.

Dapur pacu berkapasitas 113 cc berpasokan injeksi dengan piston 51 mm dan stroke 55,4 mm ini termasuk responsif, hingga menyentuh kecepatan tertinggi hingga 110 kilometer per jam berdasarkan spidometer. 

Tapi getaran mesin cukup terasa utamanya saat putaran mesin tinggi. Memang tidak parah, tapi sedikit mengurangi kenyamanan. Namun jika Anda tidak sering memacu dalam kecepatan tinggi, getaran mesin yang dihasilkan masih dalam taraf wajar.

Lalu berapa konsumsi bahan bakar dari motor berbanderol Rp16,5 juta ini? Dengan metode penghitungan full to full, motor dipakai berkendara sejauh 83,6 kilometer. Hasilnya Satria F115 Young Star menghabiskan 1,77 liter Pertalite, atau 1 liter untuk 47,2 kilometer.

Cara bawa motor ini selama uji coba tanpa membatasi kecepatan diangka tertentu, dalam artian gas poll ketika jalan sepi, dan kerap berakselerasi spontan untuk mendahului kendaraan lain.

Jadi secara keseluruhan motor ini memang cocok untuk anak muda terutama kaum pelajar. Handling ringan, lincah dan konsumsi bahan bakar yang terbilang irit, sesuai dengan keinginan anak muda akan sebuah sepeda motor.
Jagoan paling baru dari PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) 2W adalah Satria F115 Young Star. Motor ini adalah underbone dengan model ayam jago seperti kakaknya Satria F150, dengan menyasar anak-anak muda.

Pada sesi first ride yang telah diulas beberapa hari lalu, kesan motor ini terasa imut. Posisi setang dan riding position identik dengan saudara tuanya, Satria F150. Bedanya motor ini dibuat lebih ringkas dan harga lebih terjangkau.

Pada area setang terdapat panel indikator tipe analog dengan background putih, penunjuk kecepatan memakan porsi besar di sisi kanan, sedang penunjuk bensin berada di sebelah kirinya.

Selain itu terdapat pula lampu indikator FI, lampu indikator top gear, indikator perseneling netral, indikator lampu sein dan indikator lampu jauh. Sayang tidak ada indikator posisi perseneling dan nyala lampu Netral saat siang kurang jelas.

O iya, rumah kunci masih pakai model biasa tanpa pengaman magnet. Suara mesin garing terdengar dariujung knalpot, masukkan perseneling satu tanpa harus tarik tuas kopling, dan mudah diinjak dalam arti tidak keras.

Handling yang ditawarkan sangat cocok untuk wilayah dengan jalanan padat. Bodi ramping, setang sempit, memudahkan menyelip diantara kepadatan kendaraan pada jam sibuk. Kestabilan motor pun cukup baik saat dipakai menikung.

Yang terasa istimewa adalah rem khususnya rem belakang. Meski hanya model tromol, nyatanya rem belakang terasa sangat menggigit, sehingga tetarp safety meski tanpa rem cakram belakang.

Suspensi teleskopik di depan ayunannya terasa agak kaku dan terlihat agak kurus. Sedang yang belakang model suspensi ganda layaknya motor bebek, justru terasa pas untuk rider tinggi 172 cm dan bobot 64 kg.

Mengenai performa, motor ini punya kekuatan diputaran menengah hingga atas. Mesin seolah tidak kehabisan nafas untuk terus merespon buka-tutup gas pengendara.

Dapur pacu berkapasitas 113 cc berpasokan injeksi dengan piston 51 mm dan stroke 55,4 mm ini termasuk responsif, hingga menyentuh kecepatan tertinggi hingga 110 kilometer per jam berdasarkan spidometer. 

Tapi getaran mesin cukup terasa utamanya saat putaran mesin tinggi. Memang tidak parah, tapi sedikit mengurangi kenyamanan. Namun jika Anda tidak sering memacu dalam kecepatan tinggi, getaran mesin yang dihasilkan masih dalam taraf wajar.

Lalu berapa konsumsi bahan bakar dari motor berbanderol Rp16,5 juta ini? Dengan metode penghitungan full to full, motor dipakai berkendara sejauh 83,6 kilometer. Hasilnya Satria F115 Young Star menghabiskan 1,77 liter Pertalite, atau 1 liter untuk 47,2 kilometer.

Cara bawa motor ini selama uji coba tanpa membatasi kecepatan diangka tertentu, dalam artian gas poll ketika jalan sepi, dan kerap berakselerasi spontan untuk mendahului kendaraan lain.

Jadi secara keseluruhan motor ini memang cocok untuk anak muda terutama kaum pelajar. Handling ringan, lincah dan konsumsi bahan bakar yang terbilang irit, sesuai dengan keinginan anak muda akan sebuah sepeda motor.

Kompetitor terdekat dari Suzuki Satria F115 Young Star saat ini adalah Kawasaki Athlete Pro. Untuk membandingkan spesifikasinya, bisa dilihat melalui link disini.


(UDA)