Ini Metode Pemilihan Ketum Muhammadiyah

Achmad Zulfikar Fazli    •    Selasa, 04 Aug 2015 23:33 WIB
muktamar muhammadiyah
Ini Metode Pemilihan Ketum Muhammadiyah
Din Syamsuddin saat membuka Forum Silaturahim Saudagar Muhammadiyah di Wisma Kalla, Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa 4 Agustus 2015. Foto: MI/Arya Manggala

Metrotvnews.com, Makassar: PP Muhammadiyah akan menerapkan dua metode dalam pemilihan ketua umum di Muktamar ke-47 Muhammadiyah. Metode tersebut yakni, pemungutan suara atau voting dan musyawarah mufakat.

Ketua SC Muktamar Muhammadiyah, Dahlan Rais, menjelaskan, metode awal pemilihan ketua umum akan dilakukan secara pemungutan suara yang diikuti oleh 2.568 muktamirin. Kemudian, terpilih 13 calon dari 39 calon sebelum dilakukan pemilihan secara musyawarah mufakat.

"Nanti akan ada 20 bilik suara dan 10 kotak suara," jelas Dahlan, dalam konferensi pers di Universitas Muhammadiyah, Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa (4/8/2015).

Kemudian, nantinya 13 calon ketua umum terpilih akan berembuk melalui rapat terbatas untuk menyepakati ketua umum terpilih secara musyawarah mufakat.

"Besok dipilih 13 calon ketua umum. Kemudian rapat, jadi yang 13 itu bermusyawarah (menetapkan ketua umum)," tambah kandidat ketua umum PP Muhammadiyah, Anwar Abbas.

Dahlan, pun yakin dengan dua metode pemilihan ini dapat diterima oleh muktamirin. Karena, PP Muhammadiyah telah menyiapkan metode ini jauh-jauh hari sebelum muktamar berlangsung.

"Muhammadiyah menempuh jalan panjang (dalam menetapkan metode pemilihan) karena melalui rapat pleno setahun lalu. Menjadi ketua umum di Muhammadiyah tidak mencalonkan diri tapi dicalonkan," kata Dahlan.

Seperti diketahui, Pemilihan calon Ketua Umum PP Muhammadiyah akan kembali berlangsung Rabu 5 Agustus 2015. Dari 39 calon yang akan bersaing dikerucutkan menjadi hanya 13 calon. Rencananya pemilihan ketua umum ini akan berlangsung pada pukul 08.00 WITA.


(OJE)